Tips
Serba Serbi Tuk Tuk, Alat Transportasi Khas Thailand
2017-08-04 09:05:46
HIS Travel

Setiap negara biasanya memiliki alat transportasi yang khas, tak terkecuali Thailand. Jika Filipina mempunyai alat transportasi khas Jeepney dan Venesia dikenal dengan gondola yang unik, maka Thailand dikenal dengan alat transportasinya yang bernama tuk tuk. Bila kamu berencana berwisata ke Thailand, sebaiknya kenali serba serbi alat transportasi tuk tuk Thailand.

Mirip Bajaj

Kendaraan yang disebut tuk tuk ini sesungguhnya sudah dikenal sejak lama di Thailand. Jepang mengekspor kendaraan roda tiga ini sejak tahun 1934 ke Thailand. Tuk tuk menjadi salah satu alat transportasi yang beroperasi di area perkotaan seperti Bangkok dan beberapa kota lainnya. Tak kurang dari 20.000 tuk tuk beroperasi di negeri gajah putih ini.

image source: klasika.kompas.id

 

Sepintas, alat transportasi tuk tuk di Thailand mirip dengan bajaj yang beroperasi di Jakarta. Bedanya, suara mesin tuk tuk lebih halus ketimbang suara bajaj yang terbilang bising. Model kendaraan yang hampir sama juga bisa ditemukan di India, Portugal, Colombia, El Salvador, Bangladesh, Kamboja, Cina hingga Ethiopia. Tuk tuk mempunyai 3 roda dan jendela yang terbuka lebar. Tuk tuk tidak memiliki pintu di sisi kanan dan kiri sehingga terasa kurang aman. Walaupun begitu, alat transportasi tuk tuk ini cukup asyik dipilih sebagai kendaraan untuk menempuh jarak pendek.

Supir tuk tuk duduk di bagian depan dan penumpang di bagian belakangnya. Tempat duduk penumpang ini lebih tinggi dibandingkan posisi tempat duduk supir. Ukuran tuk tuk yang terbilang kecil hanya bisa memuat 2 sampai 3 orang penumpang. Tempat duduk penumpang terdiri dari satu bangku saja. Karena itu jika ingin lebih nyaman sebaiknya cukup ditempati dua orang penumpang saja.

Warna kendaraan ini sangat bervariasi dengan warna-warna yang cerah seperti kuning, merah, biru, hijau, orange. Selain itu, tampilan tuk tuk ini dilengkapi pula dengan atribut berupa bendera Thailand dan panji rajanya. Tuk tuk bisa ditemukan dengan mudah di sekitar hotel, pasar, obyek-obyek wisata dan kerap lalu lalang di jalan-jalan besar.

image source: kompas.com

 

Tips Mengendarai Tuk Tuk Thailand

Jika sudah memiliki gambaran tentang bentuk fisik alat transportasi tuk tuk Thailand, selanjutnya kamu perlu menyimak beberapa tips agar nyaman mengendarai tuk tuk saat berwisata ke Thailand. Beberapa tips ini sangat penting terutama berkaitan dengan keselamatan dan biaya perjalanan selama berwisata di Thailand.

  • Tuk tuk memiliki jendela yang terbuka lebar dan sisi kanan kiri yang tanpa pintu. Karena itu bersiap-siaplah berkeringat sangat mengendarainya terutama ketika kamu menaikinya di siang hari pada saat cuaca panas. Ada baiknya membawa persediaan air minum untuk mencegah dehidrasi dan menutup hidung atau masker agar terhindar dari polusi udara di tengah padatnya lalu lintas.
  • Berhati-hatilah dengan barang bawaan kamu. Pastikan tidak ada barang bawaan yang menyembul keluar dari tuk tuk. Sebab para pencuri yang mengendarai sepeda motor kerap mengincar penumpang tuk tuk yang lalai dengan barang bawaan mereka saat mengendarai tuk tuk.
  • ‘Tuk’ dalam Bahasa Thailand mengandung makna ‘murah’. Namun para wisatawan kerap mengeluhkan tarifnya yang mahal. Karena itu pastikan kamu dan supir tuk tuk sudah menyepakati harga terlebih dahulu sebelum kamu memulai perjalanan. Sampaikan secara jelas tujuan kamu dan lakukan tawar menawar harga yang sewajarnya. Ada baiknya untuk mencari informasi terlebih dahulu kepada masyarakat lokal mengenai biaya yang harus dikeluarkan untuk mencapai tempat tertentu dengan mengendarai tuk tuk. Sebab jika tidak terjadi kesepakatan diawal, besar kemungkinan kamu harus membayar lebih mahal dari tarif sebenarnya.
  • Seringkali tarif tuk tuk yang sedang mangkal di sekitar obyek wisata lebih mahal dibandingkan tarif tuk tuk yang lalu lalang di jalan besar. Karena itu bila ingin mendapatkan tarif yang murah, kamu bisa menyetop tuk tuk tak berpenumpang yang sedang melintas di jalan besar. Kemudian jangan lupa untuk menyepakati tarif terlebih dahulu sebelum menaikinya.
  • Trik para supir tuk tuk untuk mendapatkan penumpang juga perlu diwaspadai. Trik yang biasanya digunakan adalah dengan menawarkan tarif yang menggiurkan untuk melakukan perjalanan seharian atau selama waktu tertentu. Sayangnya, tempat yang dituju bukanlah tempat-tempat terbaik untuk wisatawan. Di penghujung hari barulah wisatawan menyadari bahwa waktunya terbuang sia-sia untuk mengunjungi tempat-tempat yang kurang istimewa. Untuk itu, pastikan kamu mengetahui rute perjalanan wisata dan tempat-tempat wisata yang hendak dikunjungi sehingga tidak mudah tergiur tawaran-tawaran pada supir tuk tuk.

image source: into-asia.com

 

Selain memilih tuk tuk, taksi juga bisa dengan mudah ditemukan di kota-kota di Thailand. Taksi bisa menjadi pilihan untuk wisatawan yang mengutamakan kenyaman dan keselamatan. Tarif taksi seringkali lebih murah terutama taksi-taksi yang menggunakan argometer.

Pilihan alat transportasi lainnya adalah dengan menggunakan ojek. Layanan ojek di Thailand mengenakan atribut khusus yang dapat dikenali dengan mudah. Seperti halnya mengendarai tuk tuk, lakukan negosiasi tarif di awal agar mendapatkan tarif yang jelas. Menembus keramaian kota dengan menggunakan ojek bisa menjadi salah satu pengalaman yang menegangkan sekaligus menarik!

Dibalik kelebihan dan kekurangan tuk tuk sebagai alat transportasi khas Thailand, belum lengkap rasanya jika kamu belum melakukan perjalanan dengan tuk tuk saat berwisata ke Thailand. Sensasi saat berkeliling menggunakan tuk tuk akan memberikan pengalaman baru yang mungkin belum pernah kamu alami. Karena itu tak perlu takut mengendarai tuk tuk asalkan kamu menyimak dan mempraktekkan tips-tips mengendarai tuk tuk di Thailand.

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang yang siap memberikan pelayanan terbaik untuk kamu. Serahkan perjalanan kamu ke Thailand pada H.I.S!

 

top image source: travelbudco.com