Jepang
Tsukiji, Pasar Ikan Terbesar di Dunia
2015-12-30 11:06:51
HIS Travel

Pasar ikan, mungkin di dalam bayanganmu adalah becek, bau, dan... penuh dengan ikan! Yap, kurang lebih seperti itu, namun bedanya Tsukiji adalah pasar ikan terbesar di dunia!

Banyak hal menarik yang bisa kamu lihat dan coba sendiri saat mengunjungi Tsukiji. Jika melihat peta pasar di bawah ini, tentu kamu tidak bisa membayangkan pasar sebesar apa Tsukiji tersebut. Pasar ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Jogai atau Bagian Luar dan Jonai atau Bagian Dalam.

Pertama kali masuk ke area pasar Tsukiji, kamu akan disambut dengan deretan toko-toko yang menjual berbagai macam barang. Barang yang dijual sangatlah beragam, mulai dari pernak-pernik oleh-oleh khas Jepang, buah-buah dan sayur-sayuran, bumbu-bumbu, pisau, dan tentu saja beragam varian ikan.

Ikan yang dijual di Jogja adalah ikan yang sudah dipotong dan dikemas sehingga pembeli dapat dengan mudah membelinya. Berbeda dengan yang ada di Jonai.

Ikan yang dijual di Jonai adalah ikan yang masih sangat segar, tidak ada barang lain yang dijual di sini selain ikan segar, kerang-kerangan, dan hasil laut lainnya yang sebagian besar masih hidup!

Ada 10 peraturan yang harus kamu perhatikan saat memasuki Jonai di Tsukiji, diantaranya adalah :

  • Tsukiji adalah pasar bagi para profesional. Pasar Tsukiji adalah pasar dimana para koki dan pedagang bertemu, membeli dalam jumlah banyak dan melakukan transaksi untuk mendapatkan ikan dengan harga dan kualitas terbaik.
  • Kamu sebaiknya menggunakan pakaian yang simpel seperti jeans dan sepatu sneaker. Jangan membawa banyak barang ke pasar Tsukiji seperti keranjang yang besar atau bahkan koper! Kamu akan mengganggu jalur di dalam pasar yang memang cukup sempit, dan tentu para pedagang dan pembeli lain akan terusik dengan hal tersebut.
  • Hati-hati dengan Motor carts dan motor! Tingginya mobilitas pasar ikan Tsukiji untuk memindahkan satu barang ke tempat lainnya menyebabkan banyak sekali kendaraan pengangkut barang berlalu lalang di sekitar pasar. Tidak hanya di luar pasar, bahkan di dalam pasar yang jalurnya sempit pun kamu harus berhati-hati dengan kendaraan pengangkut tersebut.
  • Turis dilarang memasuki area lelang tanpa tujuan tertentu! Lelang ikan tuna merupakan salah satu yang paling menarik dari pasar Tsukiji. Di lelang ini kamu akan melihat ikan tuna diperiksa kualitasnya dan pembeli akan memberikan harga yang dapat mereka berikan dengan gerakan jari-jari mereka. Untuk memasuki area lelang, kamu harus melakukan pemesanan terlebih dahulu dan harus memiliki tuhuan tertentu untuk memasukinya. Tidak hanya itu, kamu dituntut untuk datang jam 4 pagi dan harus menunggu hampir 1 jam untuk bisa masuk ke area lelang.

  • Jika kamu mau mengunjungi Jonai, datanglah sekitar pukul 9 sampau 11, karena kalau kamu datang lebih dari jam tersebut, Jonai pasti akan sepi karena sudah banyak toko yang tutup di dalamnya.
  • Jangan sentuh ikannya dan jangan menawar. Banyak sekali ragam ikan yang ada di Jonai dalam Tsukiji, namun karena yang paling diutamakan di sini adalah kesegaran ikannya, kamu dilarang menyentuh ikan untuk menjaga kesegaran tersebut. Kemudian jangan pernah meminta harga turun kecuali kalau memang si pedagangnya yang mengatakan harga tanpa diminta.
  • Harga di dalam Jonai adalah harga perkilo tidak termasuk pajak. Kamu harus pandai-pandai menghitung sendiri jika ingin berbelanja ikan segar di Jonai. Sebagai contoh, 1 kg ikan adalah 1000 yen, maka secara otomatis harga 500 gr dari ikan tersebut adalah 500 yen ditambah pajak sekitar 5%.
  • Uogashi Yokocho dan Jogai dengan senang hati menyambut para turis. Uogashi Yokocho adalah sebutan bagi area pertokoan dan restoran di luar area Jonai. Area ini menawarkan kamu berbagai macam restoran untuk semangkuk sushi dengan daging ikan yang segar dan lezat.
  • Jangan menghalangi jalan. Saat kamu mengantri untuk membeli sesuatu, pastikan kamu tidak menghalangi jalan yang lain untuk lewat.
  • Hanya membeli satu jenis barang saat mendatangi satu toko secara berombongan, adalah hal yang tidak disukai di sini. Saat kamu berada dalam kelompok dan terlalu lama melihat-lihat di satu toko, dengan hanya satu orang yang membeli tentu sangat tidak disukai di area pasar ini.

Banyak sekali hal yang bisa kamu lihat di Tsukiji, dan banyak restoran enak yang dapat kamu coba. Carilah toko atau restoran dengan antrian terbanyak, maka mungkin toko/restoran tersebut bisa jadi rekomendasi kamu untuk menentukan mana restoran yang menyajikan hidangan lezat.

Ada pula kuil kecil yang menjadi tempat para pedagang berdoa untuk kelancaran dan berlimpahnya hasil laut mereka.

Tidak suka hidangan laut? Tidak masalah, karena banyak juga restoran penjual kare, tamagoyaki (telur goreng), ramen, udon, dan lain sebagainya dapat kamu coba!

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia