Tips
Tata Krama Saat Makan di Jepang
2016-01-19 13:37:21
HIS Travel

Mengetahui tata krama akan membuatmu terhindar dari rasa malu dan membuat orang lain yang sedang makan bersamamu akan ikut merasa nyaman. Hal tersebut sama di negara lainnya, termasuk di Jepang.

Ini adalah beberapa tata krama ketika makan di Jepang yang sebaiknya kamu ketahui.

Sejak datang ke Jepang, saya menemukan bahwa Jepang memiliki tata krama makan yang beragam dibandingkan negara Asia lainnya.

Mengeluarkan Bunyi Menyeruput

Biasanya orang lebih menyukai makan dengan tenang, apalagi ketika kamu sedang berada di restoran bersama dengan teman-teman atau rekan kerjamu. Tetapi ternyata hal seperti ini tidak berlaku ketika kamu makan ramen, udon atau soba!

Saya sangat terkejut bagaimana teman-temanku yang biasanya makan berbagai jenis makanan dengan tenang namun berubah ketika mereka makan mi! Mengeluarkan bunyi ketika kamu menyeruput mi menunjukkan bahwa makanan yang kamu makan sangatlah lezat. Tidak perlu mengucapkan kata-kata, karena suara menyeruput itu sendiri sudah memperlihatkan semuanya.

Namun berhati-hatilah, karena kamu tidak boleh mengeluarkan bunyi menyeruput ketika kamu memakan pasta. Mungkin karena hal tersebut termasuk tidak sopan di budaya Barat, maka dari itu kamu juga harus mengikuti budaya Barat ketika memakan makanan Barat?

Hal ini termasuk unik karena di negara Asia lainnya (setidaknya di negara yang pernah saya kunjungi) yang berpendapat bahwa memakan mi sambil mengeluarkan bunyi dianggap sopan.

Mengatakan Itadakimasu いただきますdan Gochisousama ごちそうさま sebelum dan setelah makan

Itulah 2 ungkapan yang harus diucapkan sebelum dan setelah kamu makan di Jepang.

“Itadakimasu” mungkin sudah diketahui oleh banyak orang asing. Biasanya ungkapan tersebut diartikan “Mari makan” atau “Selamat makan”.

Setelah kamu selesai makan, ungkapan yang diucapkan adalah “gochisousama”. Ungkapan ini menunjukan rasa terima kasih kepada orang yang memasak makanan yang kamu makan atau membayar makanan tersebut. Meskipun ada kalanya ungkapan ini hanya memberitahu bahwa kamu sudah selesai makan.

Apabila kamu berada di restoran kecil, cobalah mengucapkan “gochisousama deshita” setelah kamu makan, kamu pasti akan melihat senyuman ramah dari pada staff!

Sumpit

Di Jepang, sumpit digunakan untuk hampir segala hal mulai dari nasi sampai daging. Bahkan untuk beberapa makanan Barat seperti pasta (termasuk mi) dan steak apabila dimakan dengan nasi.

Di Jepang, semua washoku (makanan Jepang) harus menggunakan sumpit. Meskipun kamu bisa menggunakan tangan apabila sedang memakan sushi, tetapi apabila kamu diberikan sumpit, makan kamu harus menggunakannya.

Sup tanpa sendok

Sup miso bukanlah hidangan yang aneh karena hampir semua restoran makanan Jepang di seluruh dunia turut menyajikan hidangan yang satu ini. Namun, apabila kamu apabila di luar negeri kamu akan diberikan sendok ketika sedang menyantap sup miso, kamu tidak akan mendapatkan sendok ketika berada di Jepang.

Ketika pertama kali saya datang ke Jepang, saya cukup terkejut ketika melihat orang-orang justru meminum soup.

Kamu bisa langsung meminumnya langsung dari mangkuk untuk hidangan sup miso atau jenis sup Jepang lainnya. Kamu tidak akan diberikan sendok kalau kamu tidak memintanya terlebih dahulu. Beberapa restoran bahkan tidak menyediakan sendok. Kamu bisa menggunakan sumpit sebagai gantinya.

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia

https://tictokyo.wordpress.com/2016/01/12/table-manners-in-japan/