Info Muslim
Suasana Puasa Ramadhan di Masjid Tokyo Camii Jepang
2017-05-25 17:48:32
HIS Travel

Kalau di negara yang penduduknya mayoritas umat islam, selama bulan Ramadhan, sekolah dan kantor biasanya akan pulang lebih cepat sekitar pukul 4:00 p.m. Setelah itu kamu akan menunggu adzan magrib sambil menonton televisi, menyiapkan hidangan berbuka, atau ngabuburit. 

Namun, bagaimana dengan kehidupan umat muslim di Jepang selama Ramadhan?

Mungkin salah satu yang membedakan bulan Ramdahan di Jepang dan di Indonesia adalah kamu seolah-olah sedang berpuasa seorang diri. Di sepanjang jalan, kamu akan tetap mencium bau makanan dan melihat toko-toko makanan tetap buka pada siang hari. Kamu tidak akan menemukan makanan spesial untuk berbuka. Makan sahur pun kamu lakukan sendiri di dalam kamar. 

Selain itu perbedaan waktu antara indonesia dan Jepang menjadi salah satu cobaan berat bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa di negeri sakura. Ramadhan tahun 2017 kali ini jatuh pada musim panas. Itu berarti waktu siang lebih lama daripada malam, sehingga waktu puasa kamu akan lebih lama dibandingkan dengan di Indonesia. 

Beradasarkan jadwal puasa dari salahtimes, waktu sahur dilaksanakan sebelum pukul 2.45 a.m dan waktu berbuka puasa sekitar pukul 06.48 p.m. Jika dihitung maka kamu berpuasa selama 17 jam atau 3 jam lebih lama di bandingkan Indonesia. Sementara itu waktu sholat Tarawih dimulai pukul 09.00 p.m hingga 11.00 p.m. Setelah itu kamu harus segera tidur dan kemudian bangun kembali sekitar pukul 2 malam untuk menyiapkan sahur. 

Jika kamu sedang berada di Jepang, tetapi ingin merasakan suasana Ramadhan seperti di Indonesia maka kamu bisa mengunjungi Islam Community Center atau beberapa masjid untuk melaksanakan buka puasa bersama dan sholat Tarawih berjamaah.

Salah satu masjid yang wajib kamu kunjungi selama bulan Ramadhan adalah masjid Tokyo Camii di Yoyogi Uehara. Masjid Tokyo Camii ini merupakan masjid terbesar di Jepang yang dibangun pada tahun 1938 oleh komunitas Islam Turki. Tidak heran jika Tokyo Camii juga menjadi Turkish Culture Center. Selain bertemu dengan umat muslim dari penjuru dunia, kamu juga bisa mempelajari kebudayaan Turki di masjid Tokyo Camii. 


Image source : moslema.com

Pada saat bulan Ramadahan, pengurus masjid Tokyo Camii secara rutin menggelar buka puasa bersama dan sholat tarawih berjamaah. Kegiatan buka puasa di Tokyo Camii tersedia untuk muslim dan juga non muslim yang ingin mengenal Islam lebih dalam. Kamu bisa melakukan reservasi terlebih dahulu jika ingin mengikuti acara buka puasa bersama. Mereka yang datang biasanya berasal dari negara Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, dan Brunei. 

Buka puasa bersama tersebut diadakan setiap malam secara gratis untuk sekitar 200 orang pengunjung. Dalam sehari, pengurus masjid membutuhkan dana sekitar 75.000 yen perhari. Meskipun gratis, tetapi kamu tetap diperbolehkan menyumbang dana sesuai dengan kemampuan kamu. 


Image source : the-dailyjapan.com

Acara buka puasa bersama tersebut dilaksanakan di aula bawah masjid Tokyo Camii. Kamu akan berbaur dengan umat muslim dari penjuru dunia. Akan tetapi, menu makanan yang akan kamu dapatkan di masjid Tokyo Camii lebih cenderung ke masakan khas Timur Tengah seperti Turki dan Arab. Ada juga makanan western berupa makaroni dan spaghetti. Semua menu yang disajikan tentu saja halal.


Image source : moslema.com

Selepas menyantap menu buka puasa, para jamaah biasanya langsung berkumpul di masjid untuk melaksanakan sholat tarawih bersama. Setelah itu mereka akan pulang ke rumah masing-masing atau membeli beberapa cendera mata islam yang banyak di jual di sekitar area masjid Tokyo Camii. 

 

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu selama bulan Ramadhan pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia