Tips
Sistem Transportasi di Kyoto
2016-09-21 09:24:11
HIS Travel

Kyoto merupakan tempat tujuan mengasyikkan, sebab di sana kamu bisa mengunjungi beberapa lokasi wisata seperti Istana Nijo, Ginkaku-ji, Ryoan-ji, Kinkaku-ji, dan lain sebagainya. Bila pertama kali datang kesana, kamu perlu mempelajari sistem transportasi yang berlaku di sana. Berikut ini beberapa hal penting terkait dengan sistem transportasi yang berjalan di Kyoto:

 

1) Kamu bisa menyewa sepeda

Bersepeda di negeri asing? Mengapa tidak. Kyoto adalah kota yang mengasyikkan untuk bersepeda, dan pada dasarnya bersepeda di sana menjadi ide terbaik untuk dilakukan. Ada beberapa tempat terbaik untuk menyewa sepeda. Yang pertama adalah Passione, sebuah tempat penyewaan sepeda yang dimiliki oleh mantan pebalap sepeda; jam buka rental mulai dari 9:00 sampai 18:00. Yang kedua adalah Kyoto Cycling Tour Project, sebuah tempat penyewaan sepeda dekat dengan stasiun Kyoto; yang disebut terakhir ini bakal mengirimkan sepeda langsung ke hotel tempat kamu menginap.

Aturan lalu lintas di Kyoto tentu berbeda dengan wilayah asalmu, dan bila memilih berkendara dengan sepeda, satu hal yang harus diingat adalah kamu harus berjalan di lajur khusus sepeda. Lajur khusus tersebut biasanya berdiri berdampingan dengan jalan utama. Untuk amannya, ambilah jalan alternatif.

Di Kyoto, mengendarai sepeda setelah meminum minuman keras dilarang. Melanggarnya berarti bersiap-siap membayar denda 20,000 yen. Selain itu jangan meninggalkan sepeda di luar tempat parkir sepeda yang telah ditentukan. Beberapa lajur jalan terlarang untuk sepeda, jadi sebaiknya kamu memperhatikan tanda lalu lintas dengan seksama.

 

2) Kereta api

Kyoto terkoneksi dengan Osaka melalui jalur Hankyu, Keihan, dan JR (dari stasiun Kyoto), dan juga terkoneksi ke kota Nara melalui jalur JR dan Kintetsu (keduanya berangkat dari stasiun Kyoto). Sementara itu, jalur Randen (Keifuku) memberikan akses ke Arashiyama dan barat laut Kyoto dari stasiun Omiya dan Kitano Hakubaicho. Jalur Eizan memberikan akses ke bagian pojok utara kota Kyoto, yang terdiri dari Yase, Kibune, dan Kurama. Jalur Eizan berangkat dari stasiun Demachiyanagi.

 

3) Subway

Kyoto menyediakan dua jalur subway, yakni Karasuma line (dari utara ke selatan) yang berjalan dari Take stasiun di Selatan ke stasiun Kokusaikaikan di utara. Jalur Tozai berjalan dari timur ke barat dari stasiun Uzumasa Tenjingawa di barat ke stasiun Rokujizo di bagian timur. Subway biasanya beroperasi mulai dari 5:30 sampai 23:30. Bagian bawah tanah dari jalur Keihan dan Hankyu bisa digunakan sebagai jalan pintas langsung ke kota.

 

4) Bus

Sistem bus di Kyoto sedikit unik. Kamu akan naik bus dari bagian belakang, dan turun dari bagian depan. Pembayaran ongkos bus bisa menggunakan mesin yang diletakkan di bagian depan. Tarifnya sekitar 230 yen untuk bus dengan tujuan area pusat kota. Tarif akan semakin naik ketika kamu berjalan lebih jauh.

Sementara itu bus yang beroperasi di daerah pedesaan menjual tiket di bagian dalam bus. Tarifnya ditunjukkan di papan penunjuk elektrik di bagian kiri-atas bus. Jadwal bus yang tersedia di lokasi pemberhentian bus sangat mudah dibaca. Kolom kiri adalah jadwal bus yang berjalan di hari kerja, kolom tengah merujuk pada jadwal bus yang berjalan di hari Sabtu, sementara bagian kanan merujuk pada jadwal bus yang berjalan di hari Minggu dan hari libur.

Bila ingin menaiki bus khusus untuk tujuan wisata, Kyoto menyediakan Raku Bus untuk para turis dan traveler. Jalur Raku Bus yang tercatat adalah #100, #101, dan #102. Masing-masing jalur tersebut melewati beberapa spot wisata terkenal seperti Kuil Kiyomizu, Heian Shrine, dan Kuil Ginkakuji. 

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

http://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia