People & Culture
Semangat Membara Masyarakat Jepang di Sanja Matsuri
2016-05-16 08:49:59
HIS Travel

Setiap daerah di Jepang memiliki berbagai macam festival yang masing-masing memiliki keunikannya tersendiri. Bagi kamu yang sedang berada di Tokyo, jangan lupa menyempatkan diri untuk menyaksikan salah satu dari 3 festival terbesar agama Shinto di Tokyo, Sanja Matsuri (Festival Sanja) ya. Tidak tanggung-tanggung, festival yang berlangsung selamat tiga hari ini menarik lebih dari 2 juta penonton lho.

Sanja Matsuri digelar untuk menghormati Hinokuma Hamanari, Hinokuma Takenari dan Hajino Nakatomo, tiga orang ini adalah pendiri Kuil Sensoji. Sanja Matsuri yang dilaksanakan pada minggu ketika di setiap bulan Mei di Kuil Asakusa ini terkenal akan prosesi acaranya yang liar dan penuh semangat. 

Setiap tahunnya, kamu akan melihat 100 mikoshi (kuil portabel) yang diarak oleh ratusan orang. Ada juga mikoshi yang diarak khusus oleh para wanita dan anak-anak.  Mikoshi sendiri memiliki makna di mana dewa Shinto (Kami) secara simbolis ditempatkan ke dalam mikoshi dan diarak di jalan-jalan untuk membawa nasib baik untuk bisnis lokal dan penduduk. 

Para penduduk lokal yang mengikuti parade arak-arakan Mikoshi akan saling berlomba satu sama lain. Disamping berat Mikoshi yang mencapai 1 ton ini akan mengarak Mikoshi dengan penuh semangat sepanjang acara. Team yang paling ‘semangat’ selama acara tersebut menunjukkan seperti apa gairah dalam kerjasama kelompok dan semangat masyarakat Jepang. Kamu juga bisa menyaksikan para anggota Yakuza memperlihatkan tato mereka sambil menjadi penunjuk jalan bagi para pengangkat Mikoshi.

Image source : http://wadaphoto.jp/

Selama acara berlangsung, fokus festival ada pada tiga Mikoshi besar milik Kuil Asakusa, yang ditampilkan pada hari Minggu. Tiga Mikoshi ini akan diarak dari Kuil Asakusa pukul 6 pagi dan akan kembali lagi ke kuil sekitar pukul 8 malam.

Selain acara parade Mikoshi, acara juga dimeriahkan dengan gemuruh suara Taiko (drum Jepang) dan seruling, game festival dan berbagai kedai makanan. Ketika acara parade berakhir dan kembali ke kuil, kamu akan dihidangkan oleh pertunjukan tari yang disebut Binzasara Mai. Makna dari tarian ini adalah untuk berdoa untuk musim panen yang berlimpah dan kesejahteraan penduduk. Para penari mengenakan kostum yang indah sambil memegang binzasara (alat musik tradisional yang terbuat dari bambu). 

Untuk kamu yang penasaran dan ingin merasakan semangat dari salah satu festival terbesar seantero Jepang ini, bisa datang langsung ke Tokyo pada bulan Mei ya...

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

https://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia

Top image source : http://www.asakusaomatsuri.com/