Tips
Rekomendasi Wisata Melalui Tokyo Metro Tozai Line
2017-11-06 09:42:51
HIS Travel

Saat wisatawan ingin berkeliling di kota Tokyo, pastinya akan memilih akses transportasi paling mudah dan paling terjangkau. Tokyo merupakan kota metropolitan di Jepang yang memiliki berbagai akses transportasi mudah dengan banyak destinasi yang bisa dikunjungi, wisatawan bisa menggunakan Tokyo Metro Pass untuk berkeliling Tokyo dengan mudah dan murah. Pass ini sangat memudahkan wisatawan, ada banyak jalur tersedia bagi wisatawan untuk menuju destinasi wisata, salah satunya Tokyo Metro Tozai Line dengan akses mudah berkeliling Tokyo dan Prefektur Chiba.

Berikut rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi wisatawan melalui jalur Tokyo Metro Tozai Line!

1. Ninomaru Garden

Sumber gambar: www.japan-guide.com
Tokyo merupakan kota metropolitan dengan gedung-gedung modern, namun juga masih memiliki area hijau yang sangat asri di pusat kotanya. Salah satunya Ninomaru Garden yang terletak di Imperial Palace East Garden daerah Chiyoda. Wisatawan bisa berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan bunga di setiap musimnya dan juga burung-burung yang terbang bebas di sekitar taman.

Taman ini dibuat pada tahun 1968 dalam masa pemerintahan Shogun ke-9, Tokugawa Ieshige. Ninomaru Garden merupakan tempat untuk melepaskan penat setelah bekerja bagi penduduk Tokyo. Wisatawan yang datang bisa menyaksikan rimbunnya pepohonan, dengan bunga-bunga yang mekar sesuai musimnya. Pada musim semi bunga azalea akan tumbuh di mana-mana, diikuti mekarnya bunga iris pada musim panas, serta bunga kamelia di musim dingin bersamaan dengan serangga-serangga kecil di sekitar bunga.

Ada tiga akses yang bisa dilalui untuk masuk ke Ninomaru Garden, yaitu melalui Ote-mon, Hirakawa-mon dan Kitahanabashi-mon. Wisatawan bisa berhenti di Stasiun Takebashi (Tokyo Metro Tozai Line) dan keluar di pintu 1a kemudian berjalan kaki sekitar lima menit untuk sampai di Ninomaru Garden. Jam buka taman ini tergantung pada musimnya, jadi pastikan untuk memeriksanya terlebih dahulu.

2. Kuil Yasukuni

Sumber gambar: www.japan-guide.com
Kuil Yasukuni merupakan Kuil Shinto di pusat kota Tokyo, kuil ini dijadikan simbol untuk memperingati perang yang telah menewaskan penduduk Jepang pada masa lalu. Kuil Yasukuni didirikan pada tahun 1869 dengan tujuan mengabadikan orang-orang yang telah meninggal dalam perang membela negara dan mengorbankan hidup mereka. Ada sekitar 2,5 juta orang yang meninggal dalam perang masa lalu, semuanya diabadikan dalam catatan tertulis di kuil ini, dengan catatan nama, asal mula, tanggal serta tempat kematian.

Tempat ini merupakan destinasi wisata yang harus dikunjungi. Di Kuil Yasukuni, wisatawan bisa berjalan-jalan menikmati kebudayaan Jepang yang lekat, melihat ritual-ritual berdoa penduduk Jepang, sambil menyadari sejarah kelam bangsa Jepang pada masa lalu, agar di masa yang akan datang tidak akan terulang lagi.

Wisatawan bisa mengunjungi kuil ini setiap hari mulai dari pukul 6:00 hingga 18:00 (hingga 17:00 pada bulan November sampai Februari) tanpa biaya masuk. Wisatawan bisa berhenti di Stasiun Kudanshita (Tokyo Metro Tozai Line) dan berjalan kaki menuju kuil ini.

3. The National Museum of Modern Art

Sumber gambar: Wikipedia
Museum ini dibuka pada tahun 1952 sebagai museum seni nasional pertama di Jepang. The National Museum of Modern Art merupakan salah satu museum yang terkenal dengan luas ruang pameran hingga 4.500 meter persegi. Ada sekitar 200 karya seni yang ditampilkan dalam beberapa genre, seperti lukisan minyak, lukisan bergaya Jepang, serta patung. Karya-karya terkenal dari seniman modern Jepang juga ditampilkan mulai dari Shunso Hishida, Gyokudo Kawai, dan Kagaku Murakami. Ada juga restoran Prancis-Italia yang dibuka setiap pameran sejak renovasi tahun 2012 dengan nama L'art et Mikuni, restoran ini juga sering membuat kolaborasi pameran makanan di museum ini.

Wisatawan bisa langsung berhenti di Stasiun Takebashi dan keluar di pintu 1b kemudian berjalan kaki sekitar tiga menit, museum ini letaknya di Kitanomaru Garden yang dekat dengan Istana Kekaisaran, setelah ke museum bisa juga lanjut berjalan-jalan ke sana. Museum tutup pada hari Senin dan saat libur tahun baru.

4. Kiba Park (Kiba Kouen)

Sumber gambar: www.japanvisitor.com
Kiba Park merupakan taman yang berada di pusat kota Tokyo. Ruang terbuka hijau ini biasanya dikunjungi oleh keluarga atau anak-anak laki yang bermain baseball. "Kiba" secara harfiah berarti tempat kayu, hal tersebut dikarenakan dimulai pada era Edo (1603-1868) kayu dibawa ke Tokyo untuk dibuat konstruksi. Sementara, taman ini diresmikan pada tahun 1977 untuk memperingati 50 tahun masa pemerintahan Kaisar Hirohito. Namun, baru sejak 1992 Kiba Park dibuka untuk umum dan dijadikan destinasi wisata untuk menikmati keindahan musim di Jepang.

Kiba Park luasnya mencapai 24 hektar yang terbagi menjadi 2 blok, selatan dan utara. Blok utara memiliki 6 lapangan tenis dan area olahraga lainnya seperti baseball. Sementara blok selatan lebih digunakan untuk piknik, pesta barbeque, serta area berjalan-jalan untuk keluarga. Untuk melakukan pesta barbeque harus melakukan reservasi ke pengurus taman. Dari Kiba Park, menuju arah timur laut ada jembatan gantung yang menarik. Di seberang jembatan tersebut ada taman bermain khusus untuk anak-anak, saat musim panas tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus disediakan juga fasilitas kolam renang untuk anak-anak.

Sumber gambar: www.japanvisitor.com

Wisatawan bisa berhenti di Stasiun Kiba (Tokyo Metro Tozai Line) dan berjalan sekitar tiga menit untuk sampai di Kiba Park.

5. Nihonbashi

Sumber gambar: www.japan-guide.com
Distrik Nihonbashi muncul bersamaan dengan Keshogunan Edo pada tahun 1603 dan menjadi jantungnya kawasan Edo (sekarang disebut Tokyo). Pada zaman dulu, tempat ini menjadi pusat perdagangan  produk dari seluruh penjuru negeri, kemudian berkembang menjadi pusat ekonomi serta hiburan.

Saat ini, distrik Nihonbashi berkembang menjadi daerah yang menakjubkan dengan menyatukan aspek tradisional dan modern kota Tokyo. Munculnya fasilitas dan budaya baru, namun dengan tetap mempertahankan budaya khas masa Edo. Wisatawan yang tidak bisa berbahasa Jepang pun sekarang tidak perlu khawatir, ada pusat informasi yang fasih berbahasa Inggris akan membantu setiap wisatawan untuk menikmati distrik ini dengan menjelaskan infomrasi mengenai toko-toko serta acara yang berlangsung. Salah satu cara menarik menikmati Nihonbashi adalah dengan naik kapal pesiar, wisatawan bisa melihat pemandangan Nihonbashi secara keseluruhan yang hanya bisa dilihat langsung dari kanal yang memanjang di distrik tersebut. Pilih waktu saat matahari mulai terbenam, wisatawan akan menikmati pemandangan malam kota Tokyo meliputi landmark terkenal seperti Tokyo Skytree, Rainbow Bridge, hingga Tokyo Tower.

Wisatawan hanya perlu berhenti di Stasiun Nihombashi dan berjalan sekitar lima menit menuju salah satu distrik paling populer untuk berbelanja di kota Tokyo ini.

Nah, itulah lima tempat populer yang bisa wisatawan kunjungi melalui Tokyo Metro Tozai Line, jalurnya sangat mudah dimengerti dan tidak akan membuat wisatawan bingung. Jalur ini bisa ditempuh dengan akses Tokyo Metro Pass yang bisa didapatkan di H.I.S. Travel Indonesia dengan harga terjangkau.

Cari tahu lebih banyak keindahan Tokyo di www.his-travel.co.id, selain informasi-informasi tentang Jepang bisa kamu dapatkan dengan mudah, tiket ke Jepang murah dan tour-tour dengan harga terjangkau lainnya bisa kamu temukan.