City Travel
Rasakan Musim Dingin Tak Terlupakan di Shirakawa-Go
2016-01-06 08:01:43
HIS Travel

Musim dingin merupakan salah satu musim yang paling dinanti para wisatawan Indonesia yang pergi ke Jepang. Karena sebagai orang yang hidup di negara tropis, salju telah menjadi hal yang paling dicari ketika berwisata ke negara yang memiliki 4 musim. Kesempatan untuk menikmati musim dingin di Jepang saat ini tentu saja tidak ingin kamu sia-siakan bukan? 

Nah, untukmu yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menikmati musim dingin di Jepang saat ini, apa sudah menentukan ingin pergi kemana saja? Karena meskipun disebut musim dingin, tidak seluruh kotanya bergelimang salju saat musim dingin. Jadi kamu harus benar-benar mencari informasi lokasi-lokasi terbaik untuk menikmati salju di Jepang (cek disini). Salah satu tempat tersebut adalah Shirakawa-go.

Kamu pernah dengar nama Shirakawa-go?

Shirakawa-go merupakan nama dari sebuah kawasan yang menjadi bagian dari desa Shirakawa. Lokasinya berada di area pegunugan, tepatnya berada di aliran lembah Shogawa River Valley. Desa ini lokasinya termasuk unik karena berada di daerah bervariasi, mulai dari 350 meter hingga 2702 meter di atas permukaan laut, lho.

Selain lokasinya, ada satu hal lagi yang membuat Shirakawa-go menarik mata wisatawan. Yaitu melihat rumah-rumah tradisional yang disebut gassho-zukuri yang jumlahnya tidak hanya 1-2 saja, melainkan mencapai 114 buah! Istilah gassho-zukuri berarti “hand made” atau buatan tangan. Dengan kata lain dibuat secara tradisional. Ciri khas gassho-zukuri adalah bentuk atap yang meruncing, dan ukurannya dibuat sangat besar dengan tiga hingga empat tingkat di bawah atap rumah dengan derajat kemiringan yang tinggi sehingga bentuknya menyerupai dua telapak tangan yang sedang dikatupkan.

Hal tersebut bertujuan untuk manahan curah salju yang cukup tebal di musim dingin agar atap tidak cepat rusak. Proses penggantian atap (yang biasanya dilakukan setiap 20 atau 30 tahun sekali) juga menjadi tradisi tersendiri yang disebut “yui”. Pemilik rumah tidak bekerja sendiri untuk mengganti atap karena setiap ada penggantian atap, seluruh penduduk desa ikut berpartisipasi. Proses penggantian atap ini menjadi hal yang diminati wisatawan yang tidak hanya menonton, tetapi juga ikut membantu proses tersebut. Bagi warga Shirakawa-go, tradisi yui menunjukkan kebersamaan dan gotong royong yang menjadi salah satu alasan desa itu masih bertahan hingga kini.

Image source: http://blog.livedoor.jp/

Rumah-rumah yang ada di sana ada yang usianya sudah 100 tahun lebih, bahkan konon ada juga yang sudah mencapai lebih dari 4 abad. Hal tersebut karena kawasan Shirakawa-go memang merupakan kawasan konservasi dan sudah diakui oleh UNESCO World Heritage Site, sehingga berbagai bangunan yang ada di Shirakawa-go memang sengaja dirawat dan dipertahankan keasliannya. Rumah-rumah tersebut juga bukan hanya dijadikan sebagai pajangan, melainkan betul-betul dihuni, lho.

Nah, sudah ke Shirakawa-go, apa saja sih yang bisa kamu lakukan selama di sana?

  • Meningap di Minshuku

Rumah-rumah yang ada di Shirakawa-go, tidak sedikit yang akhirnya beralih fungsi menjadi minshuku, alias penginapan tradisional yang dikelola oleh keluarga. Menginap di minshuku menjadi salah satu aktivitas wisata favorit selama berada di sana. Kalau kamu memang berniat untuk menikmati suasana di Shirakawa-go, jangan lupa untuk sekaligus menginap di minshuku, ya. Oh iya, sekarang sudah banyak minshuku di Shirakawa-go yang bisa dibooking melalui situs booking hotel, lho.

  • Berendam di Onsen

Shirakawa-go lokasinya berada di gunung Hakusan. Nah, di kaki gunung Hakusan ini terdapat sebuah pemandian air panas alami (onsen) yang cukup populer, yaitu Oshirakawa-hirase-onsen. Meskipun tidak persis berada di Shirakawa-go, tetapi banyak pengunjung yang datang ke Shirakawa-go untuk sekaligus mendatangi onsen ini, lho. Karena konon katanya, berendam di sana berkhasiat untuk mengatasi masalah kesuburan. Penasaran?

  • Mengunjungi Museum

Selain sebagai rumah hunian dan minshuku, rumah di Shirakawa-go juga dijadikan sebagai museum lho. Rumah museum tersebut menceritakan sejarah rumah tersebut sejak pertama berdiri hingga saat ini. Selama mengelilingi rumah museum tersebut, kamu akan diiringi oleh bunyi musik tradisional. Tiket masuk nya pun tidak begitu mahal, kok.

  • Mengelilingi Desa

Jangan hanya puas setelah melihat 1-2 rumah saja ya ketika berada di Shirakawa-go. Untuk pengalaman yang lebih lengkap, jelajahilah desa-desa tersebut hingga ke pelosoknya. Di Shirakawa-go, desa terbesar dan yang menjadi daya tarik utama di area tersebut adalah Ogimachi. Banyak juga rumah bertipe gassho-zukuri yang dijadikan restoran, sehingga kamu bisa melakukan wisata budaya, wisata sejarah sekaligus wisata kuliner selama berada di sana. Oh iya, jangan lewatkan kesempatan melihat pemandangan Shirakawa-go di malam hari, ya. Pokoknya indah luar biasa!

Semoga bermanfaat!

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia