Tips
Panduan Wisata Hemat di Kamboja
2017-10-31 22:44:18
HIS Travel

Siapa yang ingin mengunjungi negara dengan kuil terkenal dalam film Tomb Raider yang diperankan Angelina Jolie? Yup, Kamboja saat ini menjadi destinasi wisata yang populer bagi wisatawan Indonesia. Ada berbagai destinasi populer yang bisa dikunjungi, seperti Angkor Wat, Angkor Thom, Ta Prohm, War Museum Cambodia, Angkor National Museum dan Psah Chas (Old Market). Meskipun Kamboja memiliki biaya hidup yang tinggi karena mata uang yang digunakan adalah USD, tetapi ada banyak tips-tips hemat untuk wisata di Kamboja. Berikut panduan wisata hemat di Kamboja!

1. Cari tiket pesawat murah

Sumber gambar: movetocambodia.com
Saat menentukan maskapai yang harus digunakan perhatikan budget yang kamu miliki, apabila tidak terlalu besar kamu bisa menggunakan maskapai dengan rute transit ke Kuala Lumpur atau Bangkok ke Phnom Penh, atau rute lainnya dari Kuala Lumpur ke Siem Reap. Sesampainya di Bandara, kamu bisa naik bis malam dari Ho Chi Minh City ke Phnom Penh atau Siem Reap. Perjalanannya memakan waktu kira-kira 6 jam, sedangkan dari Ho Chi Minh City ke Siem Reap bisa menghabiskan hingga 12 jam perjalanan. Mencari tiket promo juga penting untuk liburan hemat.

2. Tukar uang sebelum berangkat

Sumber gambar: cambodiatravel.co
Membawa mata uang negara yang dikunjungi adalah hal wajib saat liburan. Sebaiknya kamu membawa uang dalam bentuk USD saat wisata ke Kamboja, selain rate USD di Kamboja memang tinggi, kamu juga akan lebih menukarkannya dengan KHR (Cambodian Reil). Untuk Reil sendiri dihargai 4000 Riel per USD 1 (USD 1 = 4000 Reil). Kamu bisa cek sendiri saat ini rate nilai Rupiah ke USD dihargai berapa. Sebaiknya kamu menukarkan uang saat masih di Indonesia karena bisa menghemat waktu untuk mencari money changer di Kamboja.
Sesampainya di Kamboja, USD bisa ditukarkan dengan KHR untuk pembelanjaan. Reil biasanya digunakan untuk pembayaran harga sen. Tapi jangan khawatir mengenai uang pembayaran, kamu bisa dengan bebas menggunakan USD saat melakukan transaksi di berbagai toko, bhakan saat membeli makanan di pinggir jalan. Penjual akan memberikan uang kembalian dalam bentuk KHR atau USD. Saat menerima uang kembalian, sebaiknya perhatikan dulu apakah uangnya koyak atau tidak, karena beberapa toko di Kamboja menolak uang yang koyak atau dilakban.

3. Pilih tempat penginapan murah

Sumber gambar: www.theguardian.com
Ada banyak pilihan hostel dan hotel murah di Kamboja, kisaran harga hostel antara 18.000 KHR - 30.000 KHR atau sekitar Rp50.000 - Rp150.000 per malamnya. Jika kamu ingin menyewa kamar untuk dua orang kisaran harganya antara 25.000 KHR – 40.000 KHR atau sekitar Rp85.000 – Rp135.000) per malamnya. Fasilitas yang disediakan juga sangat baik mulai dari pendingin ruangan (AC), TV, hingga kolam renang yang nyaman, tentunya akan dikenakan biaya yang lebih besar dari harga di atas.

4. Hitung biaya makan

Sumber gambar: travelchameleon.net
Harga makanan di Kamboja berkisar Rp10.000 - Rp25.000 per porsinya untuk makanan pinggir jalan. Sementara untuk makanan di restoran kira-kira Rp35.000 – Rp75.000 per porsinya. Kamu bisa mencoba kuliner khas Kamboja di sepanjang jalan dekat tempat wisata seperti Angkot Wat atau di pasar-pasar malam. Makanan murah, enak, dan lezat bisa kamu dapatkan. Bagi wisatawan muslim, terdapat banyak rekomendasi makanan halal di kamboja.

5. Cari tahu tarif tuk-tuk

Sumber gambar: www.tripadvisor.com
Ada banyak transportasi di Kamboja, tuk-tuk menjadi salah stau yang paling populer bagi wisatawan, biasanya supir tuk-tuk akan memberikan tarif yang tinggi saat tahu kamu membawa USD. Biasanya tarif normal tuk-tuk dari bandara ke area Central Market hanya sekitar 5 USD, tetapi supir tuk-tuk akan memasang tarif hingga 25 USD. Cari tahu harga tarif tuk-tuk dari destinasi satu ke destinasi lainnya itu perlu, kamu bisa bertanya pada petugas kebersihan, petugas hotel, atau penjual makanan di pinggir-pinggir jalan, jadi jangan sampai tertipu supir tuk-tuk. Tips saat ingin membayar tuk-tuk, kamu sebaiknya membayar dengan uang pas, jangan menunjukkan kamu membawa uang banyak supaya bisa mendapatkan tarif murah.

6. Biaya Kartu SIM

Sumber gambar: www.cambodiadaily.com
Kartu SIM merupakan barang yang harus di bawa saat liburan, apabila ada hal yang mendesak kamu tidak perlu kesulitan mencari WiFi di sekitar tempat tersebut. Bagi wisatawan bisa membeli Kartu SIM di bandara atau provider telephone di area pintu keluar bandara. Tunjukkan paspor dan nomornya, kartu SIM bisa langsung aktif. Rekomendasi terbaik untuk pilihan operator adalah Mobitel Cellcard dan Beeline. Harga kartu SIM ini 2 USD atau sekitar Rp27.000, kamu bisa membeli kartu SIM card di konter provider resmi. Paket data yang ditawarkan berkisar 5 USD atau sekitar Rp67.500 untuk kapasitas kuota sebesar 3,5 GB.

7. Belanja dengan jurus tawar-menawar

Sumber gambar: www.cambodia-hotels.com
Mungkin ini merupakan jurus andalan wisatawan wanita, tetapi bisa dicoba untuk seluruh wisatawan. Kamu bisa melakukan wisata belanja, dengan membeli barang-barang atau kerajinan tangan dengan harga murah di pasar malam atau toko-toko kerajinan untuk dibawa sebagai oleh-oleh atau untuk keperluan diri sendiri.

Liburan di Kamboja tidak perlu memakan biaya yang besar. Coba juga berbagai pilihan one day tour dengan harga yang terjangkau. Nah, mulai tertarik untuk berkunjung ke Kamboja? Ada banyak referensi mengenai informasi wisata, one day tour, dan paket-paket wisata di H.I.S. Travel Indonesia. Kunjungi lebih banyak tempat-tempat wisata untuk dapatkan pengalaman yang lebih banyak.