People & Culture
Memancing Ikan pada Festival Hwacheon Sancheoneo
2017-07-23 16:41:54
HIS Travel

Ketika sungai Hwacheoncheon yang terletak di daerah Hwacheon-gun, Gangwon-do membeku dikarenakan musim dingin yang telah tiba, para penduduk local dan turis berkumpul di sungai, kemudian membuat lubang pada aliran sungai yang membeku, dan kemudian mulai memancing ikan salmon masou (atau dalam bahasa setempat disebut sebagai sancheoneo). Ikan tersebut memiliki reputasi sebagai ikan yang hanya hidup di tempat dengan kualitas air yang tinggi, jauh dari polusi manusia; sehingga dapat dibayangkan bagaimana bersihnya sungai Hwacheoncheon ini. Selama menunggu ikan salmon memakan umpan kamu, kamu juga dapat bersantai dan bercengkrama dengan para wisatawan lainnya yang lubang pancingnya berada di dekat lubang anda.

 

Memancing melalui lubang es

imagesource : www.laverdad.es

Ice fishing, atau memancing dari lubang pada aliran sungai yang membeku, merupakan daya tarik utama dari festival ini. Tebal es di sungai Hwacheoncheon setidaknya setebal 30cm, dan dari sana para pengunjung (baik penduduk lokal maupun turis/wisatawan) dapat memburu ikan salmon masou / sancheoneo. Yang unik dari festival ini adalah panitia festival menyediakan tempat yang eksklusif bagi para wisatawan yang berasal dari luar Korea Selatan, dengan begitu kamu dijamin mendapatkan ikan salmon masoiu / sancheoneo sebagai oleh-oleh atau untuk kamu masak nantinya. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk merasakan sensasi memancing di es cukup dengan 8000 won atau sekitar Rp95.000 saja. dan yang lebih menarik, dalam tiket yang kamu beli sudah termasuk kupon senilai 5000 won (sekitar Rp60.000) yang dapat kamu gunakan di venue festival lainnya.

 

Menangkap ikan sancheoneo

imagesource : www.aqu52.files.wordpress.com

Bagi kamu yang tidak suka duduk diam dalam waktu lama hanya untuk menunggu ikan sancheoneo tertangkap kail pancingmu, kamu dapat mencoba untuk ikut terjun ke arena menangkap ikan dengan menggunakan tangan kosong saja. Terletak tidak jauh dari lokasi lubang es, para partisipan yang berkumpul di arena ini akan diberikan kaos resmi festival dan celana ganti dari panitia festival. Kemudian para peserta akan dipandu untuk melakukan gerakan-gerakan pemanasan. Dan ketika seorang panitia festival meneriakkan “Go”, para peserta yang telah berdiri disamping arena dapat langsung terjun untuk menangkap ikan sancheoneo yang ada. Namun, setiap peserta hanya diperkenankan untuk menangkap 3 ikan sancheoneo, tidak lebih. Hal tersebut untuk memberikan kesempatan bagi peserta lainnya agar dapat membawa pulang ikan sancheoneo dari festival ini. Setelah kamu menangkap 3 ikan sancheoneo, kamu dapat keluar dari arena dan menikmati fasilitas khusus dari panitia festival, yaitu merendam kaki kamu dengan air hangat sebagai langkah untuk mencegah hipotermia. Sembari kamu menghangatkan diri, kamu dapat membakar beberapa ikan sancheoneo segar yang kamu tangkap atau pancing sebagai tambahan energi sebelum menjelajah venue festival lainnya.

 

Aktivitas lain

imagesource : www.eggheads.altervista.org

imagesource : www.hypeandstuff.com

Selain arena pemancingan, festival ini ternyata menyediakan venue festival lainnya yang dapat dinikmati oleh para pengunjung / wisatawan. Yang pertama adalah arena olahraga es. Dalam venue tersebut para pengunjung dapat mencoba untuk berselancar di es atau dengan menggunakan kereta, meluncur di lintasan es. Selain itu juga terdapat venue yang disediakan untuk menggelar acara sepak bola, hanya saja acara tersebut menggunakan es sebagai pengganti rumput/tanah.

Selain itu, anda juga dapat menemukan ukiran-ukiran dari es yang dibuat oleh pemahat es kenamaan yang berjejer disekitar area festival. Ukiran-ukiran es yang berukuran kecil hingga sedang kemudian dikumpulkan di dalam sebuah bangunan, yang juga dipahat dari es, dan dipertontonkan kepada pengunjung bak museum.

 

topimagesource : www.news.korail.com