Jepang
Melihat Gerbang “Mengapung” di Kuil Itsukushima
2016-02-23 08:27:17
HIS Travel

Setiap kuil yang ada di Jepang memiliki ketertarikannya tersendiri. Kuil juga yang menjadi salah satu ciri khas dari suatu kota tempat kuil itu berada. Untuk kamu yang ingin pergi ke Hiroshima, Kuil Itsukushima merupakan kuil yang tidak boleh kamu lewatkan!

Kuil Itsukushima (厳島神社) yang masuk ke dalam daftar warisan dunia UNESCO pada tahun 1996 ini memang memiliki pesona tersendiri yang membuat kuil ini selalu saja dipadati oleh pengunjung setiap tahunnya. Kuil ini termasuk dalam 3 top scenic sight di Jepang (dua lainnya adalah pine-clad Island di Matsushima dan Amanohashidate di Kyoto). Karena keindahannya yang luar biasa tersebut, pantas lah kalau Itsukushima sangat terkenal baik di kalangan warga Jepang maupun di kalangan wisatawan mancanegara.

Kuil Itsukushima dibangun tahun 593 oleh Saeki no Kuramoto pada saat Kaisar Wanita Suiko berkuasa. Namun sebenarnya, jauh sebelum Kuil Itsukushima didirikan, Miyajima memang sudah dijadikan sebagai tempat pemujaan sejak jaman purba. Miyajima dianggap sebagai pulau suci dan memiliki tingkat kesakralan yang sangat tinggi.

Kuil yang berlokasi di Miyajima, prefektur Hiroshima ini memang tersohor dengan torii atau gerbang kuil yang “mengapung” di atas lautan! Tak hanya gerbangnya saja, Bangunan dari Kuil Itsukushima pun juga “mengapung” di atas lautan.

Sebenarnya, kuil yang terdiri dari main hall, area berdoa, hingga panggung noh ini dibangun dengan penyangga di bawahnya. Sehingga saat pasang naik, air laut akan merendam tiang-tiang penyangga bangunan kuil yang berada di lautan dan membuat kuil Itsukushima seolah-olah mengambang di atas laut. Tak heran jika kuil Itsukushima dijuluki “The Floating Shrine” dan “The Floating Gate” untuk torii utama kuil ini yang terlihat “mengambang” di lautan. Untuk mendekati torii, kamu bisa berperahu melewatinya.

Bangunan dan Gerbang utama kuil sengaja di bangun di atas laut ini bertujuan untuk menjaga kesakralan di Miyajima. Orang-orang yang datang ke kuil ini harus datang dari arah laut dan tak perlu menginjakkan kaki di Miyajima.

Pemandangan akan berbeda 180 derajat pada saat pasang surut tiba. Tiang-tiang penopang pondasi kuil akan terlihat, begitu juga dengan pondasi kaki torii utama. Kamu bahkan bisa berjalan-jalan di daratan antara kuil dan torii. Pada saat air laut sedang surut, pantai di sekitar bangunan torii merupakan tempat populer untuk memunguti kerang yang bisa dimakan.

Saat terbaik untuk menikmati keindahan Kuil Itsukushima adalah ketika sore hari dan malam hari. Saat malam tiba, bangunan kuil dan torii bermandikan cahaya dari lampu-lampu sorot yang dipasang di sekitar pantai. Sangat cocok dinikmati sambil berjalan kaki maupun sambil menaiki perahu.

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

https://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia