Food
Makanan Khas Musim Gugur, Matsutake
2016-11-02 07:38:41
HIS Travel

Bulan November mulai datang. Angin mulai bertiup kencang dan perlahan temperatur udara mulai bergerak turun. Ada beberapa orang yang tidak menyukai musim gugur karena udara yang mulai dingin. Mereka harus selalu memakai pakaian tebal, sering kehujanan dan bertoleransi dengan kendangnya angin. Tetapi musim gugur juga menyimpan banyak sekali hal-hal yang positif yang akan membuatmu rindu ketika musim gugur sudah usai.

Musim gugur biasanya identik dengan nafsu makan yang besar. Selain karena pengaruh udara yang sudah semakin dingin, di musim gugur biasanya menjadi musim panen untuk berbagai jenis bahan makanan.

Kalau membayangkan tentang makanan musim gugur di Jepang, makanan yang satu ini tidak boleh kamu lewatkan ya. Jamur Matsutake yang menjadi ikon dari musim gugur di Jepang merupakan jenis jamur dengan kualitas tinggi, yang biasanya disebut ‘Raja daru selera musim gugur’. Matsutake mulai tumbuh dari awal bulan September hingga akhir November.

Sesuai namanya, Matsutake berasal dari bahasa Jepang yang berarti matsu = pinus dan take = jamur, sehingga bisa disebut juga sebagai jamur pinus. Disebut demikian karena habitat jamur ini adalah di hutan-hutan pinus yang umumnya banyak berada di Jepang.

Menikmati jamur yang memiliki aroma yang khas ini jangan dikira murah ya. Karena jenis jamur yang hanya bisa ditemukan di musim gugur dan saat ini hanya bisa dipanen di dalam hutan ini dibandrol dengan harga yang tinggi, lho. Harganya bisa mencapai 100 hingga 500 dollar atau untuk setiap 300 gramnya.

Di Jepang, matsutake bisa ditemukan di supermarket. Namun karena stoknya terbatas, tidak semua supermarket menjualnya lho. Biasanya per bungkus hanya berisi 2-3 biji jamur seukuran dua jari. Untuk jumlah segitu saja, harga matsutake bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Nah, kalau yang dijual adalah matsutake yang berukuran besar, harga bisa dibandrol hingga jutaan!

Banyak sekali cara untuk mengolah matsutake dan kamu bisa menemukan banyak varian menu berbahan matsutake di restoran-restoran. Cara yang paling umum untuk mengolah matsutake adalah dengan memanggangnya atau dimasak ke dalam dobin mushi (kaldu seafood tradisional Jepang).

Untuk diolah dengan bahan yang lain, warga Jepang biasa mengolah jamur ini dalam bentuk masakan yang populer disebut Takikomihogan atau beras yang dicampur dengan irisan kecil jamur matsutake. Ketika dimasak, jamur matsutake akan mengeluarkan aroma khas yang lezat.

Meskipun mahal, rasanya sayang sekali kalau tidak mencoba matsutake, ya.

Selamat mencoba...

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

https://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia