Food
Kobe Beef, Daging Sapi Spesial Khas Jepang Dengan Tekstur Yang Lembut
2017-06-10 17:53:58
HIS Travel

Selain sushi dan ramen, daging sapi khas Jepang juga masuk dalam daftar menu yang wajib kamu coba ketika berkunjung ke Jepang. Teksturnya memang berbeda jika dibandingkan dengan daging sapi biasa dan harganya pun jauh lebih mahal. Akan tetapi, tidak banyak wisatawan yang mengetahui kualitas daging sapi tersebut. 

Salah satu daging sapi yang paling terkenal di Jepang adalah Kobe beef. Pada dasarnya Kobe beef berasal dari sapi Tajima dan tergolong salah satu ras Wagyu. Kobe beef memiliki permarmeran (marbling) yang baik dan kandungan lemak tak jenuh yang sangat banyak sehingga menghasilkan tektur yang lembut dan kenyal. Biasanya Kobe beef disajikan sebagai steak, sukiyaki, shabu-shabu, sashimi, dan teppanyaki.


Image source : hubjapan.io

Semua Sapi Kobe berasal dari Tajima, sejenis sapi langka asli Jepang. Setelah sapi Kobe dilahirkan, cara mereka dirawat menentukan seberapa bagus kualitas dagingnya, terutama tekstur dan tingkat kelembutan, serta bagaimana pola marble atau marmer yang ada di dalam lemak Kobe beef.

Secara spesifik, ada penilaian khusus antara A1-A5, dimana Kobe beef minimalnya mendapatkan nilai A4. Selain itu ada juga skala marbling untuk menilai kadar lemaknya antara 1-12 dan Kobe beef harus memiliki nilai di atas 6. Hanya 3000 ekor sapi saja setiap tahunnya yang lolos penilaian dan dinyatakan sebagai Kobe beef berkualitas.

Untuk menghasilkan sapi Kobe yang berkualitas, beberapa perternak sapi di Jepang merawat sapi Kobe bak seorang raja. Mereka sengaja memperdengarkan musik kepada sapi-sapi peliharaannya. Terutama pada saat waktu makan tiba. Hal tersebut akan membuat sapi menjadi lebih tenang sehingga nafsu makan makan. 


Image source : akibanation.com

Kandang sapi Kobe juga biasanya berukuran kecil, tetapi dengan kondisi yang bersih. Hal tersebut bertujuan agar sapi-sapi tidak terlalu banyak bergerak, sehingga mereka tidak kehilangan banyak lemak di dalam tubuhnya. Selain itu, untuk mengurangi tingkat stress pada sapi, mereka kerap kali memijat sapi-sapi mereka. Dengan melakukan hal tersebut, mereka percaya sapi Kobe yang dibesarkan akan memiliki tekstur daging yang berkualitas.

Di wilayah Kobe, ada banyak restoran yang menyajikan daging sapi Kobe dan 95% diantaranya tersertifikasi secara khusus untuk menyajikan daging sapi Kobe. Untuk memastikannya, setiap restoran pasti memajang sertifikat mereka di dalam restoran. Kobe beef tersebut biasanya disajikan sebagai Teppanyaki dimana chef akan memotong dan memanggang daging secara langsung di hadapan kamu, atau Yakiniku yang bisa kamu panggang sendiri sesuka hati.


Image source : willflyforfood.net

Daging sapi Kobe dijual dengan harga yang cukup mahal yaitu sekitar 31.500 Yen per 870 gram, atau jika dirupiahkan menjadi Rp. 3.700.000 per 870 gram. Menurut para pakar, Kobe beef memiliki kontur dan tekstur yang berbeda dibandingkan dengan daging sapi lainnya. Lapisan lemak antar serat yang banyak, tingkat marbling yang tinggi, warna daging yang pink, dan warna lemak yang baik semuanya dimiliki oleh daging sapi Kobe.

Namun, tidak semua Kobe beef memiliki kualitas yang sama. Semakin tinggi tingkat marbling maka semakin mahal harganya. Kamu bisa memilih menu ala carte yang harganya lebih terjangkau, atau yang berkualitas dengan harga yang mahal. Ketika dipanggang, lemak pada Kobe beef akan keluar sehingga tektur daging menjadi sangat lembut. Lemak yang terbakar dan daging yang terpanggang secara sempurna akan membuat Kobe beef semakin lezat untuk dinikmati. Untuk hasil terbaik, sebaiknya Kobe beef dipanggang 3/4 matang.