City Travel
Keliling Tokyo dengan Tokyo Metro – Yurakucho Line
2017-12-06 07:30:14
HIS Travel

Untuk wisatawan asing, dari keseluruhan jalur yang dimiliki oleh Tokyo Subway |Metro memang lebih banyak yang menggunakan Jalur Ginza, Jalur Marunouchi dan Jalur Hibiya. Pasalnya, ketiga jalur ini merupakan jalur yang melalui cukup banyak objek wisata di Tokyo.

Tapi selain ketiga jalur di atas, ada baiknya kamu mengenal lebih jauh mengenai jalur-jalur yang lain, ya.

Karena siapa tahu kamu bisa menemukan destinasi wisata menakjubkan yang masih jarang dikunjungi wisatawan lainnya.

Yurakucho Line

Jalur Yurakucho membentang sekitar 28,3 km dari Stasiun Wakoshi di Saitama hingga ke Stasiun Shinkiba yang berada di tepi laut di Tokyo. Jalur ini melayani dari jam 5 pagi hingga berhenti beroperasi di jam 11.50 malam. Jadi untuk kamu yang ingin puas berwisata seharian di Tokyo, tidak perlu khawatir untuk menggunakan jalur ini.

Dengan berwisata mengikuti jalur Yurakucho, ternyata kamu bisa menemukan berbagai objek wisata menarik, lho. Ingin tahu objek wisata apa saja yang bisa diakses dengan Jalur Yurakucho ini?

Kuil Gokokuji (Turun di Stasiun Gokokuji)

Gokokuji adalah kuil Sekte Shingon (True Word) yang merupakan salah satu aliran agama Buddha. Kuil ini didirikan pada tahun 1681 oleh Shogun ke-lima, Tokugawa Tsunayoshi untuk memperingati Ibunya, Keisho-in.

Gokokuji menjadi salah satu kuil yang unik di Tokyo karena kuil ini dapat bertahan tanpa kerusakan yang berarti selama tiga abad, meski telah melalui berbagai musibah seperti kebakaran, gempa bumi dan perang. Beberapa musibah yang berhasil dilalui oleh kuil ini adalah Perang Saudara Boshin di 1860-an,Gempa Bumi Besar Kanto di 1923 dan Perang Dunia II.

Source : http://traveljapanblog.com/

Karena itulah, Gokokuji sampai saat ini masih mempertahankan design asli yang otentik sejak dibangun dari zaman Edo. Tidak seperti kebanyakan kuil di Jepang yang harus melalui restorasi untuk bisa memperlihatkan keindahan seperti sebelumnya.

Gokokuji memiliki pintu masuk halaman yang luas, dan tempat-tempat yang menyenangkan dan luas (termasuk kuburan yang sangat besar) yang dikenal dengan azalea dan varietas pohon ceri mereka yang baru mekar. Asiknya lagi, kamu tidak perlu membayar biaya masuk untuk mengunjungi kuil ini.

Kuil ini bisa diakses dari Stasiun Gokokuji. Kamu hanya perlu keluar di Exit 1, dan Kuil sudah berada tepat di samping stasiun.

Echika Ikebukuro (Turun di Stasiun Ikebukuro)

Source : https://matcha-jp.com/

Echika Ikebukuro merupakan cabang kedua distrik perbelanjaan Echika, setelah yang pertama sukses di Omote-sando. Tempat berbelanja ini masih mengikuti style dari Echika Omote-sando, yang mana masih menggabungkan antara seni dan budaya. Kehadiran Echika dan Esola Ikebukuro membawa Ikebukuro semakin hidup.

Sunshine 60 Observatory (Turun di Stasiun Ikebukuro)

Sunshine 60 merupakan gedung pencakar langit yang berlokasi di Ikebukuro, Tokyo, dan berdampingan dengan kompleks Sunshine City. Di gedung ini terdapat lift dengan kecepatan tinggi yang bisa membawamu dari lantai dasar ke observation deck hanya dalam 35 detik, lho.

Pemandangan yang bisa kamu lihat dari observation deck yang berada di ketinggian 251 meter di atas permukaan laut ini sangat mengagumkan. Kamu juga bisa melihat 360 derajat panorama Tokyo di sini.

Tidak hanya itu, Sky Cicrus Sunshine 60 Observatory juga memiliki berbagai fasilitas yang jarang kamu temukan di tempat lain, karena observatory ini memiliki tujuh zona yang masing-masing zonanya akan memberikan cara baru yang menyenangkan untuk menikmati langit.

Source : http://www.skycircus.jp/

Karena tempat observasinya yang seru dan memiliki design interior yang menarik, kamu akan menemukan banyak pasangan di tempat ini. Berdua bersama kekasih sambil menikmati pemandangan kota, siapa yang menolak? Tapi tidak hanya cocok untuk pengunjung yang berpasangan, tempat ini juga cocok dikunjungi untuk kamu yang ingin berwisata sekeluarga. Karena banyak permainan-permainan yang cocok dimainkan oleh anak-anak.

Source : http://www.skycircus.jp/

Akses : Turun di Tokyo Metro Higashi - Stasiun Ikebukuro (Y10) Exit 6/7: 3 menit jalan kaki

Check link : https://www.japanvisitor.com/japan-transport/yurakucho-line

Nah, sudah puas berkeliling di Ikebukuro, bagaimana kalau kamu sekalian mengunjungi miniature kota Edo di Koedo Kawagoe?

Kawagoe atau lebih dikenal dengan “Little Edo” merupakan sebuah kota penting pada Zaman Edo karena Kawagoe merupakan pemasok komoditas ke Tokyo pada zaman dulu.

Lalu istimewanya tempat ini apa?

Kawagoe sampai saat ini masih menyisakan sisa-sisa bangunan Zaman Edo yang membuat suasana kota ini bagaikan berada di Zaman Edo! Jalanan yang menyajikan rumah-rumah tradisional Edo model Kurazukuri (bangunan model zaman dulu dengan bahan utama kayu dan tanah liat) beserta aneka toko souvenir dan panganan manis menjadi daya tarik utama kota ini. Pastinya Kawagoe akan menjadi top list untuk kamu wisatawan pecinta sejarah!

Selain bangunan-bangunan bergaya Kurazukuri, Kawagoe juga masih banyak tersisa bangunan dengan arsitektur bergaya Barat peninggalan Zaman Meiji (1603-1857 M) dan Zaman Taisho (1912-1926 M).

Kawagoe selalu ramai dikunjungi turis dari dalam dan luar negeri.  Karena sebenarnya mengunjungi tempat ini sangat mudah, lho!

Aksesnya juga sangat mudah, hanya naik kereta jalur Tobu Tojo dari Stasiun Ikebukuro sekitar 30 menit, lalu turun di Stasiun Kawagoe.

Selamat berlibur…