Jepang
Ke Nagoya, Jangan Lupa Berkunjung ke Museum Kereta Api
2016-09-05 08:32:47
HIS Travel

Seringkali para traveler berkeinginan untuk mengunjungi tempat-tempat unik ketika berada di Jepang, dan museum kereta api di Nagoya merupakan tempat yang pas terutama bagi mereka yang gemar traveling namun juga sekaligus penggemar kereta api. Di Nagoya ada sebuah museum yang dikenal dengan nama SCMAGLEV and Railway Park yang dibuka pertama kalinya pada tahun 2001. 

Museum tersebut menjadi milik Central Japan Railways (JR Central), yang dibuka untuk tujuan edukasi. Bila berkunjung kesana, kamu bakal melihat koleksi-koleksi bersejarah yang berkaitan dengan dunia perkereta-apian Jepang. Di dalam ruang pamer, mata akan dimanjakan oleh sosok lokomotif uap, kereta api peluru (Shinkansen), serta kereta maglev sungguhan. 

SCMAGLEV and Railway Park mengoleksi 39 kereta api yang telah habis masa dinasnya. Kebanyakan dari sosok kereta api yang dipajang di ruang pamer bisa diakses oleh pengunjung. Maksudnya, kamu bisa memasuki kabin dari bawah untuk menengok seperti apa jeroan kereta api Jepang. Sepanjang tur di dalam museum, pengunjung bakal ditemani oleh pemandu yang menjelaskan bagian-bagian tertentu di dalam kereta dan aspek-aspek perawatan serta operasional mereka. Bagian lain di dalam museum didedikasikan untuk kereta maglev, dimana rencananya JR Central akan merekonstruksi jalur maglev yang menghubungkan Tokyo dan Osaka. 

Tentu ada beberapa macam wahana di museum tersebut, dan salah satu yang paling populer adalah simulator kereta, yang akan mengajakmu untuk mengendarai kereta api secara virtual. Simulator yang tersedia di dalamnya termasuk simulator untuk kereta api konvensional dan juga untuk Shinkansen. Pengunjung akan dikenakan biaya sebesar 100 atau 500 yen untuk menjalankan simulator tersebut. Namun tiket untuk simulator harus dipesan terlebih dahulu di meja informasi museum. Sistem lotere diterapkan untuk pemesanan wahana simulator, yang setidaknya dilakukan sebanyak empat kali per hari. Kupon lotere harus dimasukkan setidaknya 45 menit sebelum sesi pertama berjalan.

Selain simulator, museum tersebut juga menyajikan diorama kereta api paling besar di Jepang. Layaknya diorama lain, ia menyajikan miniatur kereta api yang berjalan melalui kota-kota yang penuh irama rekreasi seperti Tokyo, Nagoya, dan Osaka. Koleksi lain yang juga tersedia di SCMAGLEV and Railway Park adalah artefak sejarah yang berasal dari era awal kemunculan kereta api di Jepang. 

Bagaimana bila kamu tidak bisa berbahasa Jepang? Jangan khawatir. Sebab audio guide berbahasa Inggris tersedia untuk disewa dengan harga 500 yen. Audio guide tersebut menyediakan detil mantap yang bakal menjelaskan koleksi yang dimiliki museum SCMAGLEV and Railway Park.

Akses ke Museum

SCMAGLEV and Railway Park bisa dicapai dengan berjalan kaki dari Stasiun Kinjofuto, salah satu terminal pemberhentian di Aonami Line. Sekali perjalanan dari Nagoya ke stasiun Kinjufoto memakan waktu 25 menit, dengan harga tiket sebesar 350 yen. Kereta yang menuju kesana berangkat setiap 15 menit sekali.

Jam buka dan Biaya Masuk

Jam dan hari buka : setiap hari mulai dari 10:00 - 17:30 
Tutup : Selasa dan tanggal 28 Desember - 1 Januari
Tiket : 1000 yen (tambahan 100 atau 500 yen untuk simulator kereta api)

Museum serupa agaknya tidak bisa didapatkan di kota lain selain Nagoya, karenanya ia menjadi tempat yang harus dikunjungi selama kamu berada di Nagoya.

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

https://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia