Tips
Kapan Waktu Terbaik Wisata ke Kamboja?
2017-10-25 03:18:21
HIS Travel

Kamboja terletak di bagian daratan Asia Tenggara yang merupakan negara beriklim tropis sama seperti negara-negara Asia Tenggara lainnya. Karena kondisi alamnya yang sebagian besar terdiri dari dataran rendah dan juga tekanan dari perairan di Teluk Thailand yang luas, hal itu menyebabkan iklim di Kamboja lebih banyak didominasi musim hujan dan musim kemarau yang panjang dengan suhu berkisar rata-rata 21 hingga 35 derajat celcius. Sebagai wisatawan pastinya ingin berlibur di Kamboja pada waktu yang tepat. Nah, berikut akan diulas kapan waktu terbaik untuk wisata ke Kamboja!

Periode Sejuk dan Kering (November - Februari)

Sumber gambar: timeanddate.com
Pada bulan November hingga Februari merupakan peralihan menuju musim kemarau yang ditandai dengan curah hujan yang sudah berkurang, rata-rata suhu di sebagian besar daerah di Kamboja sekitar 20 derajat, sedangkan pada malam hari bisa mencapai di bawah 20 derajat. Waktu terbaiknya adalah bulan Desember dan Januari. Wisatawan bisa menikmati suhu yang hangat dan cerah, hujan yang jarang terjadi, dan kondisi malamnya yang sejuk. Mengunjungi wisata pantai Sihanoukville menjadi pilihan terbaik, serta menjelajahi komplek kuil Angkor di Siem Reap.
Kuil Angkor akan terlihat indah dan menakjubkan dengan pantulan secara keseluruhan di kolam, tumbuhan dan rumput berwarna hijau mendukung gambaran terbaik untuk pengambilan foto bagi wisatawan yang menyukai fotografi. Begitu pula cuaca di wilayah pegunungan seperti Mondulkiri daerah timur laut Kamboja, udara yang cukup dingin menjadi pilihan terbaik untuk berlibur di daerah ini. Pada bulan Februari, suhu mulai meningkat perlahan dan matahari mulai terasa terik di wilayah Kamboja.

Periode Panas dan Kering (Maret – Mei) 

Sumber gambar: www.hakstours.com
Suhu semakin meningkat pada bulan Maret hingga April, sementara curah hujan akan semakin jarang mengakibatkan permukaan sungai dan danau menjadi rendah. Hal tersebut mengakibatkan perjalanan wisata dengan perahu atau ferry menjadi terhambat dan memakan waktu. Namun, perjalanan dengan bus, mobil, atau sepeda motor bisa lebih diandalkan karena kondisi jalan yang kering dan mudah dilalui dengan baik.
Pilihan destinasi terbaik bagi wisatawan adalah floating village untuk menyaksikan rumah-rumah panggung yang menjulang di ketinggian kakinya, biasanya pada musim hujan air naik hingga batas tangganya. Wisatawan juga bisa melihat dataran yang pada musim hujan tertutup oleh air. Pada periode ini, wisatawan juga sangat tepat mengunjungi daerah pantai seperti Sihanoukville, Kep atau daerah wisata pantai lainnya. Hati-hati kulit bisa terbakar karena panasnya cuaca di daerah pantai. Jika menghindari kulit terbakar, wisatawan bisa memilih daerah pegunungan di sebelah utara dan timur laut. 
Pada periode ini berwisata di komplek Kuil Angkot akan sangat melelahkan karena panasnya yang begitu terik. Usahakan untuk menyiapkan topi, payung, hingga bekal air minum.

Periode Panas dan Basah (Juni – Agustus)

Sumber gambar: traveltriangle.com
Suhu akan lebih menurun dari periode sebelumnya. Hujan kadang terjadi pada akhir bulan Mei atau awal Juni. Wisatawan akan merasakan peralihan udara antara panas ke sejuk, pastikan tetap menyiapkan topi, payung, dan air minum untuk menahan terik matahari. Meskipun, di sebagian daerah hujan mulai turun, biasanya terjadi di sore atau malam hari sehingga pada siang hari wisatawan masih bisa mengatur perjalanan wisata dengan baik. Curah hujan yang turun pada periode ini terbilang deras, biasanya diikuti awan hitam, meskipun belum puncaknya musim hujan. Dan, di sepanjang pantai akan lebih sering terjadi hujan.

Periode Sejuk dan Basah (September – awal November)

Sumber gambar: www.travelsense.asia
Pada periode ini curah hujan mulai cenderung lebat dengan intensitas yang sering. Kadang-kadang bisa sampai mengakibatkan banjir, tetapi di daerah pantai sama sekali tidak turun hujan. Jadi jika wisata ke Kamboja pada periode ini wisatawan bisa memilih destinasi pantai.
Wisata ke komplek Kuil Angkor dan daerah sekitarnya juga bisa dijadikan alternatif. Air sungai yang tinggi membuat wisata dengan perahu lancar dan mudah (periode ini merupakan waktu terbaik untuk mencoba pelayaran dari Siem Reap ke Battambang. Wisatawan bisa menikmati pemandangan yang indah jika melakukan perjalanan dengan perahu di danau Tonle Sap.
Sebaiknya hindari juga memilih destinasi daerah pegunungan, karena jalur trekking menjadi sangat berbahaya akibat hujan. Periode ini bukan merupakan waktu favorit bagi wisatawankebanyakan. Jumlah wisatawan yang mengunjungi Kuil dan daerah wajib lainnya biasanya tidak begitu banyak, keuntungannya wisatawan bisa mendapat harga lebih murah untuk tiket pesawat dan biaya di sekitar tempat wisatanya.

Menjelang akhir bulan Oktober, intensitas hujan sudah turun, biasanya sudah berhenti total. Dengan begitu, waktu yang tepat untuk wisata ke Kamboja sudah tiba. Peak season akan segera dimulai. 
Nah, mulai tertarik untuk berkunjung ke Kamboja? Ada banyak referensi mengenai informasi wisata, one day tour, dan paket-paket wisata di H.I.S. Travel Indonesia. Kunjungi lebih banyak tempat-tempat wisata untuk dapatkan pengalaman yang lebih banyak.