City Travel
Grand Palace, Landmark Thailand yang Wajib Dikunjungi
2017-08-03 02:31:01
HIS Travel

Grand Palace menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan dan merupakan landmark Thailand. Objek wisata ini terdiri dari kuil dan bangunan-bangunan yang bernilai seni tinggi. Hampir seluruh bangunan berwarna keemasan sehingga semakin menambah kemegahannya. Jadi, spot wisata yang satu ini wajib dikunjungi agar perjalanan kamu ke Thailand semakin berkesan.

Kemegahan Grand Palace

Grand Palace atau Phara Borom Maha Ratcha Wang dalam Bahasa Thai adalah istana tempat tinggal raja-raja Siam yang sekarang dikenal dengan nama Thailand. Istana ini ditempati sejak tahun 1782 hingga tahun 1925. Raja Bhumibol Adulyadej menempati Chitralada Royal Villa, sementara Vajiralongkorn sang penerus tahta menempati Amphorn Sathan Residential Hall. Grand Palace sampai saat ini masih digunakan untuk acara-acara resmi termasuk beberapa upacara kerajaan yang mewah.

Grand Palace bukanlah sebuah bangunan tunggal. Istana ini terdiri dari banyak bangunan, aula-aula, paviliun, halaman-halaman yang luas dan taman-taman. Grand Palace dibagi ke dalam tiga zona utama yakni halaman luar, kantor kerajaan, dan bangunan publik serta kuil Emerald Buddha.

Bangunan Grand Palace ini terlihat unik karena memadukan beberapa gaya arsitektur. Tak hanya arsitektur gaya Thailand saja, taman-tamannya bergaya seperti taman-taman di Inggris dan beberapa beberapa bangunan kental dengan arsitektur gaya barat.

Image Source: Wikipedia

 

Tak hanya sebagai objek wisata, Grand Palace ini digunakan juga sebagai tempat ibadah bagi umat Buddha yang merupakan agama mayoritas penduduk Thailand. Patung The Emerald Buddha yang terdapat di dalam istana ini menjadi salah satu bagian yang membuat Grand Palace menjadi amat populer.

The Emerald Buddha dianggap sebagai pelindung kerajaan Thailand. Arca atau patung ini berupa patung Buddha yang sedang bermeditasi dengan pose yoga. Arca ini terbuat dari batu permata atau jasper dengan lapisan emas. Arca Buddha yang tingginya sekitar  66cm ini ditempatkan di Kuil Emerald Buddha. Dulunya, The Emerald Buddha sempat dibawa keluar dari kuil dan diarak di jalan untuk membebaskan kerajaan dari malapetaka. Namun kemudian ritual tersebut tidak lagi dilakukan demi menjaga keutuhan arca.

Ketika Raja Bhumibol Adulyadej wafat di tahun 2016, puluhan ribu warga Thailand memenuhi Grand Palace untuk memberikan penghormatan yang terakhir. Warga Thailand diperbolehkan masuk hingga ke singgasana kerajaan untuk yang pertama kalinya demi menyampaikan penghormatan kepada raja mereka. Saat itu, jenazah Raja Bhumibol disemayamkan di Grand Palace hingga upacara kremasi kerajaan diselenggarakan setahun kemudian.

 

Tips Berkunjung Ke Grand Palace

Objek wisata Grand Palace bisa dicapai dengan mudah dari berbagai arah. Untuk para wisatawan yang mendarat di Bandara Suvarnabhumi telah tersedia Express Line atau Airport Link City Line menuju ke Stasiun Phaya Thai. Dari Stasiun Phaya Thai perjalanan dilanjutkan ke BTS station yang letaknya berdampingan dengan Airport Link Station. Di Phaya Tai BTS station tersebut, belilah tiket menuju ke Saphan Taksin BTS station. Selanjutnya jika sudah sampai di Saphan Taksin BTS station teruskan perjalanan menuju ke dermaga pusat atau Sathorn Pier.

Jarak dari Saphan Taksin BTS station menuju dermaga pusat tidaklah jauh dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Di dermaga pusat inilah, para wisatawan bisa memilih perahu dengan bendera oranye untuk mencapai Tha Chang Pier No.9. Dari Tha Chang Pier No. 9, Grand Palace bisa dicapai dengan berjalan kaki beberapa saat saja.

Image Source: Bangkokforvisitors.com

 

Selain dengan menempuh rute tersebut, Grand Palace juga bisa dijangkau dengan menggunakan taksi ataupun tuk tuk. Namun berhati-hatilah sebelum memakai kedua alat transportasi itu. Pastikan taksi yang hendak ditumpangi menggunakan argo atau sepakati harga yang wajar untuk mengantar hingga Grand Palace. Jika memilih menaiki tuk tuk, sepakati pula harganya di awal agar mendapatkan harga yang wajar.

Grand Palace bukanlah objek wisata biasa, istana ini juga berfungsi sebagai tempat ibadah. Karena itu para wisatawan yang berkunjung harus menaati peraturan-peraturan yang ada. Berikut ini beberapa tips yang wajib diketahui sebelum berkunjung ke Grand Palace agar tidak melanggar peraturan yang berlaku di tempat tersebut.

  • Berpakaianlah yang sopan dan tertutup. Hindari mengenakan celana pendek, rok mini, ataupun celana panjang yang ketat. Bagi pengunjung yang datang dengan celana atau rok pendek, biasanya petugas keamanan istana akan meminjamkan kain panjang yang sudah disediakan dengan memberikan deposit.
  • Sebaiknya kenakan baju berlengan dan ukuran lubang kerah baju yang wajar untuk kaum wanita. Untuk pria, kenakan celana panjang dan untuk wanita kenakan rok panjang.
  • Hindari mengenakan sandal. Para pengunjung Grand Palace wajib mengenakan sepatu atau paling tidak sandal yang bertali.
  • Sebaiknya datanglah di pagi hari sebab Grand Palace di siang hari padat oleh pengunjung hingga membentuk antrian masuk yang cukup panjang.
  • Siapkan topi ataupun payung dan juga krim tabir surya. Dengan perlengkapan ini, teriknya sinar matahari tidak akan mengganggu kenyamanan menyusuri setiap bagian Grand Palace.

Image Source: Bangkokforvisitors.com

 

Grand Palace buka setiap hari mulai pukul 8.30 pagi hingga pukul 3.30 sore kecuali jika ada upacara-upacara kerajaan yang sedang diadakan tempat tersebut. Untuk masuk ke istana ini, setiap pengunjung diwajibkan membeli tiket masuk seharga 500 Baht. Tersedia pula pemandu wisata berbahasa Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Rusia, Jepang dan Mandarin dengan menambah biaya sebesar 100 Baht. Nah, itulah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke Grand Palace. Dengan gambaran tentang Grand Palace yang megah dan sekaligus sakral tentu kamu semakin tertarik untuk mengunjunginya, bukan?

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang yang siap memberikan pelayanan terbaik untuk kamu. Serahkan perjalanan kamu ke Thailand pada H.I.S!

 

Top Image Source: bangkokforvisitors.com