Tips
Golden Route Hokuriku Area, Solusi Tepat Menjelajahi Toyama dan Kanazawa
2017-08-08 03:55:22
HIS Travel

Keindahan setiap musim di Jepang selalu menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Mulai dari musim semi hingga musim dingin, keindahan sakura, keceriaan festival musim panas, rasa tenang di saat daun Momiji jatuh, hingga hamparan salju yang akan membuat siapa pun merasa gembira. Berbagai daerah di Jepang bisa menjadi pilihan untuk mewujudkan keajaiban empat musim di atas, seperti Toyama dan Kanazawa.

Toyama, prefektur favorit beberapa wisatawan yang terletak di tengah-tengah wilayah Jepang dengan dikelilingi tiga pegunungan indah di ketiga sisinya serta pemandangan Laut Jepang di bagian utara. Dan Kanazawa dengan distrik-distrik tradisionalnya yang menawarkan suasana Jepang di masa lalu.

 

Soal transportasi, wisata keliling Jepang tidak perlu dikhawatirkan lagi mengenai kesulitan aksesnya. Berbagai moda transportasi yang ada mulai dari bus, kereta bawah tanah, kereta cepat, hingga kereta super cepat yang bisa digunakan sebagai pengganti pesawat ketika ingin mengunjungi daerah yang jaraknya lebih jauh untuk merasakan sensasi tempat-tempat wisata yang berbeda.

(image by: http://www.japan-guide.com)

Japan Rail West menyediakan pass (tiket kereta multi jalur) baru, yaitu Hokuriku Arch Pass yang bisa digunakan untuk menjelajahi wilayah Hokuriku dengan kereta Shinkansen. Wisatawan akan lebih mudah lagi mengakses area Hokuriku seperti Toyama dan Kanazawa. Ada banyak tempat-tempat wisata yang wajib dikunjungi. Daerah populer yang dimulai dari Tokyo, kemudian area Kansai seperti Osaka, Kyoto, Nara, dan Kobe, hingga daerah dengan warisan budaya yang beragam dan pemandangan alam yang menakjubkan di Kanazawa dan Toyama.

 

Nah, keunikan dan keindahan apa saja yang bisa ditemui sepanjang perjalanan wisata di Toyama dan Kanazawa? Berikut rekomendasi untuk menjelajahi area Hokuriku dengan Hokuriku Arch Pass New Golden Route!

1. Menyusuri Tateyama Kurobe Alpine Route

Kawasan pegunungan yang populer dengan atraksi tahunan Yuki no Ootani yaitu berjalan di tembok salju, incaran para wisatawan ketika mengunjungi jalur kawasan pegunungan ini. Perjalanan menembus pegunungan di ketinggian 2.500 meter dari permukaan laut menawarkan sensasi yang menakjubkan dengan pemandangan menakjubkan serta warisan-warisan tertua seperti Persinggahan Tateyama Murodo hingga Stasiun Murodo dan Bendungan Kurobe sebagai stasiun dan bendungan tertinggi di Jepang karena letaknya berada di pegunungan.

2. Wisata Grand Canyon di Tebing Kurobe Kyokoku

Tidak perlu jauh-jauh untuk melihat Grand Canyon di Amerika, Jepang menawarkan tebing dengan keindahan daun momiji dengan pepohonan yang berwarna kemerahan di  di musim gugur. Sungai Kurobegawa yang mengalir di sepanjang Pegunungan Tateyama dan Ushiro-Tateyama ini mengikis permukaan tanah bertahun-tahun sehingga membentuk tebing Kurobe Kyokoku. Kereta wisata Torokko bisa digunakan untuk menyusuri tebing ini kurang lebih selama 1 jam.

3. Warisan Budaya di Desa Tradisional Gokayama

Gassho-zukuri adalah rumah-rumah unik khas Jepang dengan atap yang tinggi dan lancip untuk mencegah salju tertinggal di atas saat musim dingin. Gassho-zukuri terletak di desa-desa tradisional Jepang yang tersebar di Shirakawa-go, Hida Takayama, dan Gokayama. Desa-desa yang berusia lebih dari 300 tahun ini masuk ke dalam situs warisan budaya dunia di Jepang. Selain pemandangannya yang menakjubkan, makanannya juga selalu menjadi daya tarik wisatawan.

4. Keajaiban 4 Musim di Taman Kenrokuen

Taman yang termasuk ke dalam 3 taman terindah di Jepang ini selalu menyajikan pemandangan indah di setiap musimnya. Musim semi dengan mekarnya bunga Sakura, bunga Azalea di musim panas, daun-daun kemerahan di musim gugur, hingga iluminasi yang sangat indah di musim dingin. Pemandangan malam saat daun-daun dan pepohonan ditutupi salju dengan cahaya-cahaya lampu yang menyorot ke pepohonan memberikan kesan lembut dan indah. Jangan pernah melewatkan kesempatan untuk mengambil foto di Taman Kenrokuen di setiap musimnya. Taman yang sudah dibuka sejak jam 7:00 pagi ini bisa menjadi permulaan untuk menjelajahi Kanazawa.

5. Menengok Sejarah di Kastil Kanazawa

Persis di belakang Taman Kenrokuen, berdiri Kastil Kanazawa yang sangat kokoh. Hanya dengan menyebrangi jembatan dari Taman Kenrokuen, pemandangan kastil yang indah akan segera terlihat. Komplek Kastin yang paling besar di area Hokuriku ini menjadi favorit para wisatawan, bangunan bersejarah dan keindahan area sekitarnya membuat Kastil Kanazawa tidak boleh dilewatkan dalam perjalanan area Hokuriku.

6. Distrik Higashi Chaya, "Little Tokyo" di Kanazawa

Merasakan Jepang tempo dulu bisa dilakukan di Distrik Higashi Chaya, Chaya adalah sebutan restoran yang menawarkan penampilan Geisha yang menari atau menyanyi selama pengunjung menyantap hidangan. Istilah Chaya terkenal di zaman Edo, ketika hampir setiap malam Geisha akan menghibur penguasa atau keluarga bangsawan. Saat ini Chaya dijadikan tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan dengan menawarkan tempat mulai dari restoran, kedai minum teh, hingga toko oleh-oleh.

7. Mencicipi Kuliner Kanazawa di Pasar Omicho Ichiba

Pasar Omicho Ichiba merupakan salah satu pasar tertua di Jepang yang masih ada hingga kini. Sudah ada sejak zaman Edo,  pasar ini menyajikan berbagai hidangan laut seperti sashimi, sushi, atau tempura yang segar. Makanan tradisional Kanazawa juga tidak boleh dilewatkan, yaitu Kabura-zushi dan Jibuni.

 

Seluruh destinasi di atas bisa dilalui dengan Hokuriku Arch Pass, perjalanan nyaman dengan akses yang mudah. Pass bisa didapatkan melalui H.I.S. Travel Indonesia. Rasakan keajaiban musim-musim di Jepang dengan akses mudah bersama Japan Rail West.

Informasi mengenai JR Pass Klik disini

Beli JR West Pass Online disini

Kunjungi juga Cool Japan Travel Fair 2017 yang diadakan pada tanggal 7-10 September di Mal Taman Anggrek, Jakarta!