People & Culture
Fun Fact About Sake
2016-01-19 14:05:43
HIS Travel

Mengunjungi pabrik sake mungkin tidak pernah terpikir dalam daftar kunjungan kamu jika pergi ke Jepang. namun, meskipun kamu tidak minum sake atau apapun minuman beralkohol, kamu tetap bisa mengunjungi pabrik sake sebagai bagian dari budaya Jepang. Sake, merupakan minuman tradisional Jepang dan sering juga disebut dengan “Nihon-shu” atau “Seishu”. 

Agak aneh memang jika kamu tidak minum alkohol tapi tetap berkunjung ke pabrik alkohol. Karena satu langkah saja masuk ke dalam pabrik sake, maka kamu bisa mencium wangi sake yang cukup pekat. Kalau kamu cukup jeli, wanginya menyerupai wangi dari tape ketan hijau yang difermentasi di Indonesia.

Di pabrik ini, kamu dapat melihat bagaimana proses pengupasan beras untuk mendapatkan inti beras kualitas baik sebagai bahan dasar pembuat sake. Karena untuk membuat sake yang baik, beras harus dikupas sebanyak kurang lebih 60%, yang menyisakan beras bergizi tinggi dan kaya akan nutrisi.

Musim terbaik untuk membuat sake adalah musim dingin. Cuaca yang dingin dan air yang segar dapat membuat rasa dari sake lebih berkualitas. Berikut beberapa fakta menarik tentang sake : 

  • Sake disimpan dalam beberapa tong yang berbeda ukurannya. Perbedaan tong ini disesuaikan dengan ukuran dari bangunan pabrik sake itu sendiri. Untuk sake, khususnya edisi terbatas yang berkualitas super dengan harga yang cukup mahal biasanya memiliki tong sebesar 50 liter, namun untuk sake yang biasa ukuran tongnya dapat mencapai 54.000 liter.
  • Tidak seperti wine, sake tidak disimpan bertahun-tahun, sebaliknya, sake lebih enak diminum saat baru di produksi.
  • Sake cukup banyak digunakan sebagai bumbu pelengkap dalam makanan-makanan Jepang, khususnya Nabe atau masakan yang direbus.
  • Sake terbuat dari 40% beras yang telah dikupas. Sementara 60% sisanya digunakan untuk membuat manju sake (semacam kue). Kamu tenang saja, meskipun namanya sake manju, tetapi tidak mengandung alkohol sama sekali.
  • Di Jepang, sake terkenal akan khasiatnya bagi kesehatan. Berbeda dengan wine, sake bebas dari gula dan zat pengawet lainnya.
  • Kualitas dari kebeningan sake hanya dapat dilihat dengan cangkir yang memiliki tanda berwarna pada dasarnya. Biasanya ada lingkaran berwarna biru pada dasar cangkir/gelas. Dengan adanya warna tersebut, kamu dapat melihat tingkat kebeningan sake.
  • Pabriknya sendiri tepat persis di kaki gunung, sehingga air yang digunakan benar-benar bersih dan segar langsung diambil dari sumur vertikal yang dibuat di kaki gunung tersebut.

Pabrik sake yang terdapat di Sawai, prefektur Tokyo ini tidak hanya menyuguhkanmu budaya pembuatan sake di Jepang, tetapi juga pemandangan yang menakjubkan. Setelah tur di pabrik sake sekitar 30-45 menit, menyeberang sedikit dari pabrik sake maka kamu akan melihat sebuah tempat makan dengan tamannya yang indah. Rekomendasi waktu yang cocok untuk datang ke pabrik sake ini adalah saat musim gugur. Kamu dapat melihat warna daun yang berubah dari hijau menjadi oranye, lalu berubah merah dengan indahnya. Jangan takut kedinginan, karena makanan hangat di sini akan menghangatkanmu. Ditambah lagi, suara gemericik sungai yang menenangkan dapat menemani makan siang kamu di sana.

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

http://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia