People & Culture
BUDAYA MASYARAKAT DI HONGKONG YANG HARUS KAMU TAU!
2017-11-16 10:01:53
HIS Travel

Budaya merupakan unsur penting dari suatu negara yang tak mungkin bisa dihilangkan. Dualitas kehidupan modern sekaligus tradisi yang masih kerap dijalankan ada di Hongkong. Temukan beragam budaya masyakat Hongkong yang unik saat berlibur ke sana. Apa saja?

1. Feng Shui

 

Source: http://openspacesfengshui.com/feng-shui-tips/2010/01/feng-shui-bagua-map/

Secara harfiah, feng shui memiliki arti angin dan air, di mana dalam praktik China kuno digunakan untuk panduan penempatan objek dan bangunan yang selaras dengan alam demi memabwa keberuntungan. Banyak sekali penduduk Hongkong yang percaya dengan penggunaan feng shui yang mendatangkan keberuntungan dan menjauhkan kesialan. Itulah kenapa saat membeli rumah baru, melakukan perencanaan pembangunan kantor, hingga proyek arsitektur besar semuanya menerapkan teknik feng shui di dalamnya.

Bahkan feng shui ini akan banyak ditemui di setiap sudut kota Hongkong ini sendiri. Misalnya, penempatan dua patung singa perunggu di depan gedung utama HSBC. Berkat kesuksesan yang diraih HSBC, tak sedikit orang yang percaya bahwa kedua patung singa itu yang membawa keberuntungan. Bahkan ada beberapa penduduk Hongkong yang menyentuh cakar dan hidung patung singa dengan harapan mendapat keberuntungan juga.

2. Festival Cheung Chau Bun

Source: https://en.wikipedia.org/wiki/Cheung_Chau_Bun_Festival

Salah satu festival lokal terbaik di dunia ini rutin diadakan setiap hari kelima hingga kesembilan setiap bulan keempat di kalender. Setiap tahunnya, penduduk Cheung Chau membuat patung para dewa, menyiapkan kostumnya, membuat kue serta membangun menara bambu untuk menyambut para pengunjung yang datang ke pulau hunian mereka demi menyaksikan festival ini.

 

Awal mula tradisi ini muncul pada tahun 1644 – 1911 di masa dinasti Qing terakhir, saat adanya wabah menjangkiti penduduk Cheung Chau. Kemudian para penduduk membangun altar di depan kuil Pak Tai dan berdoa pada dewa Pak Tai untuk mengusir semua roh jahat sambil mengarak patung para dewa. Setelah dilakukan ritual tersebut, wabah pun berakhir. Namun, ritual ini tetap dilestarikan hingga kini dan menjadi bagian dari warisan budaya Tiongkok.  Festival ini juga dimeriahkan dengan adanya kemeriahan musik, parade, serta tarian naga yang menarik.

3. Teh China

Source: http://blog.sirupbregas.com/tradisi-minum-teh-di-china

 

Sejak ditemukan oleh Kaisar Shennong di tahun 2737 SM, teh telah menjadi bagian dari budaya China selama ribuan tahun. Hal ini bermula dari kapal-kapal perdagangan yang dahulu membawa teh melewati Hongkong menuju Eropa, di mana teh telah menjadi minuman nasional di Inggris. Kemudian teh banyak disajikan di restoran China, dengan jenis teh aroma bunga dan teh hijau menjadi kategori yang paling populer.

 

Masyarakat Hong Kong mengonsumsi teh dengan bermacam alasan, di antaranya untuk melancarkan pencernaan, sebagai hidangan untuk tamu, pendamping saat makan hingga minuman kesehatan.

4. Festival Hantu Lapar

Source: https://bm.cari.com.my/forum.php?mod=viewthread&tid=892359

 

Di bulan ketujuh menurut kalender China merupakan waktunya para arwah kelaparan bergentayangan. Inilah saat bagi masyarakat China menyiapkan sajian atau perjamuan untuk memuaskan arawah para leluhur mereka, terutama di hari ke-15 yang bertepatan dengan Yu Lan atau festival arwah lapar. Bagi para wisatawan, ini adalah momen terbaik untuk melihat tradisi yang khas ini, di mana akan ada banyak orang melakukan pembakaran uang palsu yang dipercaya akan sampai ke arwah leluhur mereka. Selain itu, akan diadakan juga pertunjukan opera china yang bisa disaksikan.

5. Opera China

Source: http://discover.china.org.cn/trip-ideas/the-four-most-popular-chinese-operas/

Pesona khas China kuno dibawakan dengan apik dalam pertunjukan opera China. Yang unik dari pertunjukan ini adalah para pemainnya menggunakan riasan wajah yang sangat tebal, didominasi warna bedak putih dan warna merah di bagian kelopak mata dan samping wajah. Pertunjukan drama dengan nuansa musikal ini menampilkan berbagai nyanyian falsetto yang khas, diiringi dengan alunan bunyi gong serta berbagai Bahasa isyarat rumit yang sarat makna. Hebatnya lagi, pertunjukan tradisional khas China berbentuk opera Kanton ini terus bertahan sampai sekarang di Hongkong, tak tergerus begitu saja dengan modernisasi.

Seni pertunjukan yang populer di kawasan China dan Asia Tenggara ini berhasil masuk dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Nyata Bagi Kemanusiaan UNESCO tahun 2009.

 

Begitu banyak budaya dan tradisi menarik di Hongkong yang bisa kamu temukan. Ada banyak hal-hal menarik lainnya di seluruh Hongkong yang bisa kamu cari tahu di H.I.S. Travel Indonesia. Selain informasi-informasi tentang Hongkong bisa kamu dapatkan dengan mudah, tiket ke Hongkong murah dan tour-tour dengan harga terjangkau lainnya bisa kamu temukan!