People & Culture
Black Day di korea dengan menyantap jajangmyeon
2018-01-23 19:43:28
HIS Travel

Salah satu destinasi wisata yang terkenal dan banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan dari luar negeri adalah Korea Selatan. Negara yang memiliki kebudayaan yang unik dan juga memiliki kebersihan yang cukup tinggi ini banyak sekali dituju sebagai salah satu destinasi wisata para wisatawan internasional. Jika kamu adalah salah satu dari wisatawan yang ingin berkunjung ke Korea Selatan tentu saja harus mengetahui sedikit mengenai kebudayaan Korea Selatan sehingga ketika kita sampai di Korea Selatan kita tidak akan bingung dan sudah tahu mengenai sedikit mengenai budayanya. Salah satu kebiasaan unik yang ada di Korea Selatan adalah Black Day. Jika ingin tahu apa black day itu maka yuk simak ulasan di bawah ini!

Apa itu Black Day?

Hasil gambar untuk jajangmyun

image source : http://koreanfoood.blogspot.co.id

Mungkin bagi kalian yang ingin berkunjung ke Korea Selatan maka harus mengetahui peringatan hari yang unik ini. Apa sih sebenarnya Black Day di Korea Selatan itu? Siapa yang mungkin sudah mengetahui mengenai Black Day dan juga bahkan mungkin pernah mengikutinya? Dari katanya yaitu “Black Day” maka mungkin saja kita akan berpikir tentu saja festival atau perayaan ini berkaitan dengan warna hitam. Memang benar begitu! Sebenarnya apa sih itu Black Day? Black Day adalah sebuah perayaan yang dirayakan oleh para jomblo atau single (orang yang masih belum memiliki pasangan) untuk menyatakan kesendirian dan juga kesepian mereka selama ini. Dan biasanya ketika hari ini jatuh maka kita akan menggunakan pakaian hitam dan juga mengkonsumsi mie dengan saus kedelai hitam atau jajangmyeon. Semuanya pokoknya serba hitam deh, ada yang tertarik untuk mengikuti acara Black Day mungkin?

Kapan black day diselenggarakan?

Di negara asalnya, perayaan black day ini dirayakan secara rutin setiap tahunnya yaitu setiap tanggal 14 april. Sebenarnya untuk kalian tahu saja ya, Black day ini diadakan rutin per tahunnya dengan beberapa kegiatan atau perayaan pada tanggal yang sama di setiap bulannya. Perayaan itu dimulai pada tanggal 14 Januari dan berakhir sampai tanggal 14 Desember. Apa saja perayannya? Pada tanggal 14 Januari akan ada hari buku harian, lalu pada tanggal 14 Februari dilanjutkan dengan hari valentine atau hari kasih sayang yang sudah kita kenal, lanjut tanggal 14 Maret peringatan  hari white day. Di hari white day ini para pria memberikan hadiah kepada pasangan mereka, white day ini sebenarnya berasal dari Jepang dan juga dirayakan oleh Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Hongkong, bahkan Indonesia. Selanjutnya adalah black day yang jatuh pada tanggal 14 April. Unik bukan?

Mengapa warna hitam?

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya-tanya kenapa sih peringatan Black Day atau lebih tepatnya mungkin jika di Indoensia itu adalah “harinya si jomblo” itu harus menggunakan warna yang identik dengan warna hitam? Padahal ketika single mungkin juga tidak akan selalu bersedih bukan. Namun penggunaan warna hitam itu sudah ada sejak beberapa waktu yang lalu, penggunaan warna hitam memang karena sesuai dengan namanya yaitu Black Day.

Warna hitam pada pakaian yang dipakai pada hari itu dan juga jajangmyeon yang berawarna hitam karena saus kedelai yang pekat itu juga memilki makna yang berarti bagi orang yang masih belum memilki pasangan. Warna hitam ini dipilih karena bisa melambangkan kesendirian dan juga rasa kesepian orang yang tidak punya pasangan. Jadi kalian yang masih jomblo, warna hitam itu bisa jadi kode ya kalau kalian itu lagi kesepian dan juga membutuhkan pasangan. Hehehe!

Mengapa jajangmyeon?

Hasil gambar untuk 블랙데이

image source : http://tongblog.sdm.go.kr/2454

Mungkin banyak dari kalian yang betanya-tanya kok menggunakan jajangmyeon? Kenapa tidak makanan yang lainnya, kan masih banyak jenis makanan asal Korea Selatan. Penggunaan jajangmyeon untuk memperingati Black Day ini bukan diambil secara sembarangan ya guys. Namun juga ada pertimbangan ketika ingin menggunakan mie yang diberi saus kedelai hitam ini sebagai santapan khas ketika Black Day.

Pemilihan jajangmyeon ini karena beberapa alasan, pertama adalah karena warna saus kedelai yang dicampur dengan mie adalah hitam sehingga akan sesuai dengan nama “Black Day” itu sendiri. Alasan yang kedua adalah karena keselarasan mie di dalam mangkuk yang diberi saus itu cocok untuk menggambarkan kesendirian dan juga kesepian. Karena dua pertimbangan itu, maka jajangmyeonlah yang dipilih sebagai santapan khusus ketika Black Day itu datang.

Apa saja yang dilakukan ketika perayaan Black Day?

Hasil gambar untuk 블랙데이

image source : http://www.korea-fans.com

Mungkin kalian banyak yang bertanya, sebenarnya apa saja yang dilakukan ketika sedang Black Day? Ketika hari Black Day tiba maka yang dilakukan orang yang tidak memiliki pasangan adaalah makan jajangmyeon, bisa makan di rumah atau makan di kedai yang menjual mie saus kedelai hitam ini. Selain makan jajangmyeon, biasanya yang digunakan untuk menemani jajangmyeon maka kita akan minum kopi hitam. Biasanya banyak pria atau wanita yang single berkumpul bersama rekan senasib mereka yang juga tak memiliki pasangan, selain makan jajangmyeon dan minum kopi hitam. Selanjutnya, orang yang merayakan black day dengan sahabat atau teman mereka akan melanjutkan untuk jalan-jalan atau membeli barang bersama.

Nah, itu dia guys informasi mengenai Black Day di korea dengan menyantap jajangmyeon. Bukankah sangat menarik? Tidak hanya hari kasih sayang saja yang dirayakan. Namun para single atau jomblo juga dirayakan, kalau kalian memang single maka bisa ikut merayakan black day jika berkunjung ke Korea Selatan. Jika kalian ingin mendapatkan liburan yang pasti dan menarik maka bersama H.I.S Travel saja!