People & Culture
Belajar Pentingnya Perdamaian di Nagasaki
2017-08-09 10:46:42
HIS Travel

Tentunya seluruh dunia masih ingat peristiwa bom atom yang diledakkan di Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 72 tahun silam seketika menghancurkan kehidupan orang-orang di masa tersebut. Sebagai pusat komando militer dan politik selama perang dunia kedua, Hiroshima dan Nagasaki yang terletak di sisi selatan Jepang menjadi sasaran utama pengeboman di masa itu. Penduduk Nagasaki saat itu berjumlah 300.000 orang dan menjadi pintu gerbang wilayah selatan Jepang.

Suasana Jepang kala itu masih berduka setelah tiga hari sebelumnya Hiroshima dijatuhi bom atom yang terkenal dengan sebutan "Little Boy". Tepat pada pukul 11.02 siang hari, bom atom dengan julukan "Fat Man" diledakkan di atas langit Nagasaki sehingga membentuk bola api dan awan panas berbentuk jamur yang seketika menewaskan 73.884 jiwa. 

Pusat ledakan bom terletak di daerah Urakami, sisi utara kota Nagasaki. Ledakan yang begitu kuat menyebabkan seluruh bangunan dalam radius 2 kilometer rata dengan tanah. Selain korban tewas, 74.909 jiwa lainnya mengalami luka-luka dan trauma yang begitu hebat. Jenis bom yang dijatuhkan sama dengan yang ada di Hiroshima, ledakan bom memicu reaksi fisi berantai sehingga panas yang dirasakan berkelanjutan.

Peristiwa ini membuat seluruh dunia terkejut, terutama bagi Negara Jepang. Pengeboman yang dilakukan dalam waktu dekat memaksa Jepang untuk mengakhiri perang dunia kedua di Asia. Setelah perang berakhir, hingga akhir tahun 1945, wilayah Nagasaki sebagian besar masih berupa puing-puing dan reruntuhan. Namun, perlahan-lahan mulai tahun 1950 Nagasaki mulai dibangun kembali dan menjadi penggerak ekonomi utama di wilayah selatan Jepang bersama Hiroshima dan Fukuoka.

Saat ini, ada dua tempat di Nagasaki bisa dijadikan media untuk belajar tentang perdamaian dunia. Berikut ulasannya!

1. Museum Bom Atom Nagasaki

Image source: city.nagasaki.lg.jp

Peristiwa kelam  yang akan selalu menjadi pengingat seluruh umat manusia di bumi akan pentingnya kedamaian itu dibangun menjadi Museum Bom Atom Nagasaki atau Nagasaki Genbaku Shiryokan. Sama seperti Museum Perdamaian Hiroshima, bangunan yang berdiri sejak tahun 1996 ini menggantikan bangunan lama yang memuat benda-benda terkait bom atom sebelumnya. Setiap tahunnya, ratusan ribu pengunjung dari seluruh dunia datang dan berdoa di komplek Museum Bom Atom Nagasaki.
Memasuki bangunan museum akan membawa wisatawan merasakan kejadian 72 tahun silam di kota Nagasaki, tepat ketika bom atom meledak di atas langit siang itu. Ruangan-ruangan di dalam museum diatur sedemikian rupa agar wisatawan bisa merasakan dengan rinci peristiwa kelam itu. Foto-foto keadaan kota setelah ledakan bom hingga barang sisa ledakan yang ditampilkan dalam etalase akan membuat siapapun yang melihatnya merasa miris.
Foto dan video liputan yang berisi testimoni keluarga korban pun bisa pengunjung saksikan. Dan tidak lupa proses bangkitnya kembali kota Nagasaki.

2. Nagasaki Peace Park


Taman perdamaian ini dibangun untuk mengenang korban yang meninggal dalam peristiwa bom atom 72 tahun silam di Nagasaki. Taman yang dibuka untuk umum ini sering dikunjungi wisatawan untuk melihat sisa-sisa bom atom di Nagasaki. Taman perdamaian ini terletak tidak jauh dari museum, kira-kira 100 meter di sisi utara atau bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 5 menit. 
Ikon yang terkenal di taman perdamaian ini adalah patung berwarna biru setinggi 9,7 meter dengan tangan kanan menghadap ke atas dan tangan kiri menghadap ke samping. Ikon ini dibuat untuk mengingatkan seluruh manusia di dunia tentang menjaga perdamaian. Tangan kanan yang menghadap ke atas berarti menjaga hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Sedangkan tangan kiri yang menghadap ke samping berarti menjada hubungan baik dengan sesama manusia.
Di bagian tengah taman, pengunjung bisa melihat tugu batu dari keramik hitam yang menjadi tanda pusat ledakan bom. Nama-nama korban yang meninggal pada peristiwa bom atom tertulis di tugu tersebut. Seluruh korban yang meninggal dikuburkan secara massal karena tidak bisa dikenali lagi. Setiap tanggal 9 Agustus, upacara diadakan untuk mengenang peristiwa bom atom di Nagasaki dan memberikan penghormatan kepada korban.

Perjalanan di kedua tempat di atas akan jadi pelajaran berharga akan pentingnya perdamaian dunia.

Header image source: city.nagasaki.lg.jp