People & Culture
5 Mitos Tentang Ninja
2016-08-03 07:20:22
HIS Travel

Ninja adalah sebuah karakter yang khas dan kerap kali muncul dimana-mana, baik di dalam cerita komik maupun film. Kamu pasti pernah melihat di sebuah cerita film, seorang ninja yang mengenakan kostum serba hitam mengendap-ngendap untuk membunuh musuhnya. Di kebanyakan imajinasi yang diciptakan lewat film maupun komik, ninja dicitrakan sebagai pembunuh nomer satu. Mereka bertindak layaknya agen pembunuh rahasia yang bekerja demi majikannya. Musuh mereka adalah para samurai. 

Para ninja bukanlah sebuah karakter fiktif, sebab mereka benar-benar ada di dalam sejarah masyarakat Jepang. Ya, ninja bukanlah mitos. Keberadaan ninja dan ninjutsu bisa dilacak balik sekitar 800 tahun lalu, ketika keluarga ninja muncul untuk mempertahankan diri dari para prajurit Samurai. Ninjutsu memiliki gaya yang sangat unik: hindari pertarungan, namun bunuhlah musuh bila pertarungan tak bisa dihindari. Sudah sejak lama para ninja diperbantukan sebagai pengawal, mata-mata, dan pembunuh bayaran.  

Ceritanya jadi beda ketika karakter sejarah memasuki dunia budaya populer. Ninja adalah sebutan untuk orang yang mendalami ninjutsu, sebuah cabang bela diri yang sangat serius. Kebanyakan mitos yang muncul di berbagai film tentang ninja sangat jauh dari gambaran tentang kehidupan ninja yang sebenarnya. Nah, berikut 5 mitos tentang ninja yang harus kamu ketahui:

1) Ninja dan Pedang

Mitos mengatakan bahwa ninja menangkap pedang dengan tangan kosong. Ini tidak benar. Yang benar adalah: bila perlu, ninja akan menahan serang pedang dalam sebuah pertarungan, dengan menggunakan senjata tertentu seperti cakar besi maupun yang lainnya. Jadi tidak benar bahwa ninja menahan pedang menggunakan tangannya. Dalam seni beladiri Ninjutsu, ninja sebetulnya memiliki teknik mengelak dari serangan pedang.

2) Ninja selalu berbaju hitam dan bertopeng

Mitos ini tidak benar. Di zaman sekarang, kebanyakan ninja yang bertugas sebagai pengawal mengenakan kostum maupun setelan modern layaknya orang-orang biasa yang hidup di zaman sekarang. Seorang ninja mungkin mengenakan topeng, namun mungkin ini terjadi ratusan tahun lalu ketika ia harus bersembunyi di pepohonan. Namun sekali lagi, topeng hitam bukanlah seragam resmi ninja. Yang benar adalah: di masa lalu, ninja memerlukan kostum yang sesuai untuk mengkamuflasekan wujud mereka.

3) Ninja mampu menghilang di balik tabir asap 

Mitos tentang seorang ninja yang sanggup menghilang sebetulnya muncul karena satu hal: bila perlu, ninja harus menghindari pertarungan dan melarikan diri. Untuk melakukannya, seorang ninja perlu membuat pengalih perhatian, misalnya: melempar bom asap atau shuriken, atau melempar pasir ke mata lawan. Ketika pengalih perhatian mulai hilang, ninja sudah pergi jauh. Namun semua ini logis dan tidak ada sihir di dalamnya. 

4) Shuriken adalah senjata pembunuh

Bukan, shuriken bukanlah senjata pembunuh. Shuriken digunakan sebagai senjata kedua, biasanya digunakan untuk menusuk atau menggores. Bila dilempar, shuriken difungsikan sebagai alat untuk mengalihkan perhatian musuh. Dua jenis shuriken, yakni Bo-shuriken dan Hira-shuriken sebetulnya adalah barang-barang kebutuhan rumah tangga, jadi memang bukan dipakai sebagai senjata pembunuh.  

5) Seorang ninja harus cepat dan kuat

Mitos yang satu ini tidak sepenuhnya benar, namun seseorang yang mendalami ninjutsu perlu menggunakan seluruh tubuh mereka dengan efektif - tidak peduli apakah kamu bertubuh gemuk, kurus, atau berbadan kecil atau tinggi. Lalu, kamu tidak perlu cepat, sebab yang diperlukan adalah kemampuan untuk memprediksi gerakan musuh dan menghentikannya. Dengan tetap tenang serta bergerak secara teratur, seorang ninja bisa mengontrol lawannya dan pertarungan.

Apakah kamu sekarang penasaran dengan Ninja dan ingin melihat secara langsung? Kamu bisa datang ke Edo Wonderland yang berada di Nikko, Jepang untuk menyaksikan pertunjukan ninja yang keren ini, lho.

H.I.S. Tours & Travel memiliki 279 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S.!

http://his-travel.co.id/jepang

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia