Food
5 Kelezatan Kuliner Khas Musim Panas di Jepang
2017-08-16 01:50:33
HIS Travel

Musim panas di Jepang biasanya dimulai dari bulan Juni sampai pertengahan bulan September dengan suhu mencapai 30-35 derajat celcius. Masing-masing wilayah di setiap prefekturnya memiliki kuliner khas musim panas masing-masing. Contoh yang paling jelas adalah perbedaan melon di Okinawa dan Hokkaido, Okinawa memiliki melon dengan rasanya yang pahit, sementara di Hokkaido melon memiliki rasa yang manis.

Meskipun musim panas di Jepang udaranya tidak bersahabat bagi wisatawan, tetapi wisata kuliner di musim panas akan menjadikan liburan semakin menakjubkan di Jepang. Bukan hanya variasi es krimnya yang terkenal beragam, namun makanan-makanan tradisionalnya pun diminati wisatawan lokal hingga mancanegara. Yuk, intip apa saja kuliner yang tidak boleh dilewatkan ketika liburan saat musim panas di Jepang!

1. Soft Cream

Sumber gambar: arigatojapan.co.jp

Soft cream merupakan salah satu kuliner khas musim panas yang populer bagi wisatawan. Selama berada di Jepang ketika musim panas, Sofuto, sebutan Soft Cream di Jepang paling banyak dicari. Tektur yang creamy dan manis bisa 

2. Kakigori

Kakigori dibuat dengan mesin yang bisa menyerut es menjadi tumpukan es lembut yang mebentuk gunung dengan topping beraneka sirup buah di atasnya, seringnya rasa buah segar dan kacang merah manis ditambah susu kental manis. Sepanjang musim panas di Jepang, ada banyak festival khas musim panas yang harus wisatawan ikuti, di cuaca yang panas Kakigori jadi pilihan kuliner yang menyegarkan. Pilihan rasa buah yang paling populer adalah strawberry dengan susu kental manis.

3. Goya

Sumber gambar: arigatojapan.co.jp

Goya atau disebut juga Melon Pahit dengan bentuk yang mirip Pare di Indonesia ini memiliki rasa yang kuat. Tiap-tiap Goya memiliki level kepahitan yang berbeda. Wisatawan bisa merasakan kuliner yang dibuat dari Goya di seluruh Jepang. Tetapi, Okinawa merupakan prefektur yang paling populer dengan perkembagan Goya. Salah satu makanan tradisionalnya adalah tumis dengan telur dan ham yang bisa menyegarkan di musim panas.

4. Nagashi Somen

Nagashi Somen merupakan salah satu tradisi setiap keluarga di Jepang pada musim panas. Istilah Nagashi Somen berarti mie yang mengalir, keunikan cara penyajiannya yang membuat Nagashi Somen banyak diminati wisatawan. Beberapa restoran menawarkan pengalaman cara unik menikmati Nagashi Somen. Mie akan diletakkan di setengah belahan bambu berbentuk pipa yang sudah dipersiapkan dengan air dingin yang mengalir di sepanjang bambunya. Wisatawan harus menangkap mie yang mengalir dengan sumpit kemudian ditambah spesial kuah yang sangat gurih rasanya. Wisatawan juga bisa menikmati ketenangan taman khas Jepang.

5. Semangka

Sumber gambar: arigatojapan.co.jp

Semangka adalah buah manis yang menyegarkan, jadi pastinya cocok untuk musim panas di Jepang yang suhunya bisa mencapai 30-35 derajat celcius di siang hari. Selama musim panas di Jepang, akan selalu ada semangka sebagai makanan penutup di restoran-restoran. Bahkan ada juga yang menyediakan pesta BBQ dengan permainan-permainan khas Jepang seperti membuka semangka dengan pemukul seperti Pinata di Meksiko.

Rasakan keseruan aktivitas selama musim panas di Jepang dan nikmati kuliner lezatnya. Temukan aktivitas menarik lainnya di www.his-travel.co.id dan nikmati setiap musim di Jepang untuk dapatkan pengalaman yang menakjubkan.