Tips
4 Tips Berkelana di Negeri Sakura
2017-06-22 14:24:54
HIS Travel

Perbedaan budaya antara negara tujuan wisata dan negara asal seringkali menyebabkan para turis kebingungan. Mulai dari perbedaan bahasa, perbedaan etiket, hingga perbedaan kebiasaan mampu membuat pengalaman berwisata anda menjadi kurang menyenangkan.

Jepang sendiri, sebagai salah satu raksasa ekonomi di benua Asia, menjunjung tinggi etiket dan nilai-nilai budayanya. Sehingga kemudian, kita dapat menemukan beberapa kebiasaan yang berbeda dengan negara kita, Indonesia. Agar perjalanan wisata kita semakin indah, alangkah baiknya kita menilik tips-tips dibawah ini :

 

Uang Cash

imagesource : By Tokyoship (Source:Misogi) [Public domain], via Wikimedia Commons

Berbeda dengan Indonesia dan negara-negara lainnya; tempat-tempat yang menjual oleh-oleh di Jepang acapkali tidak menerima pembayaran melalui kartu kredit. Penggunaan kartu kredit hanya marak di daerah destinasi utama wisata di Jepang. Sehingga bagi mereka yang doyan menjelajah  tempat baru, sempatkan menukarkan rupiah yang anda pegang kedalam bentuk yen di tempat penukaran uang (money changer). Selain itu, siapkan juga dompet khusus untuk uang koin; karena uang pecahan 1 yen hingga 500 yen berbentuk koin. Sehingga anda tidak perlu menanggung malu ketika uang koin anda berceceran saat anda terjatuh.

 

Eigo o Hanashimasu ka ? / Apakah anda bisa berbahasa Inggris ?

imagesource : www.yokota.af.mil

Arus globalisasi yang sangat deras tidak serta merta membuat seluruh penduduk negeri matahari terbit ini fasih dalam berbahasa Inggris. Selain pemandu wisata asli Jepang, cukup sulit bagi anda untuk menemukan orang yang dapat berbahasa Inggris; terkecuali pada area-area seperti bandara, stasiun, atau obyek wisata. Fenomena ini akan tampak jelas ketika anda berhadapan dengan penduduk Jepang yang berumur lebih dari 30 tahun. Sehingga, untuk mengurangi kesalahpahaman dan mempermudah komunikasi, sempatkan 5 menit waktu anda untuk menghafal kalimat diatas.

 

Manfaatkan Toko Kelontong Waralaba (convenience store)

imagesource : By Corpse Reviver (Own work) [GFDL (http://www.gnu.org/copyleft/fdl.html) or CC-BY-SA-3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)], via Wikimedia Commons

Salah satu hal menarik yang berbeda dengan negara kita adalah varian produk dan pelayanan yang ditawarkan dari toko-toko kelontong waralaba di Jepang, atau yang biasa disebut penduduk lokal sebagai konbini. Kebanyakan toko waralaba di Jepang buka 24 jam, sehingga dapat menjadi rujukan anda untuk mencari makanan saat warung-warung makanan disekitar tempat anda menginap tutup. Para pekerja di toko akan dengan sigap menghangatkan pesanan makanan anda disaat itu juga, sehingga anda tidak perlu repot-repot menghangatkan makanan anda saat anda kembali ke tempat penginapan anda. Selain itu, Toko-toko waralaba tersebut menyediakan menu sarapan pagi yang cukup beragam dengan harga yang terjangkau, tentu dalam keadaan yang hangat.

 

Tas plastik dan Membuang Sampah di Jepang

imagesource : By OiMax (Flickr: parked pink pig) [CC BY 2.0 (http://creativecommons.org/licenses/by/2.0)], via Wikimedia Commons

Masyarakat Jepang merupakan salah satu masyarakat dengan etiket kebersihan yang sangat kental dan dijunjung tinggi di dunia. Anda tidak akan pernah menemui warga Jepang yang membuang sampah sembarangan, karena menurut mereka perbuatan tersebut adalah perbuatan yang memalukan dan mengganggu kenyamanan orang lain. Namun, meskipun begitu, jumlah tempat sampah yang disediakan di ruang publik di Jepang sangat minim; terutama pada daerah-daerah vital bagi roda kehidupan masyarakat Jepang. Hal ini disebabkan oleh serangan teroris di tahun 1995 yang menggunakan media bom yang diletakkan pada tempat sampah. Pemerintah Jepang kemudian mengurangi jumlah tempat sampah di ruang publik sebagai langkah pencegahan atas serangan terorisme.

Apabila anda tidak ingin menerima pandangan yang sinis dari warga Jepang atau bahkan teguran, maka ada baiknya anda menyediakan tas plastik khusus untuk sampah anda. Kemudian ketika anda menemukan tempat sampah, anda dapat mengosongkan isi tas plastik anda.