Info Muslim
3 Tips Wisatawan Muslim di Jepang
2015-10-27 09:00:01
HIS Travel

Tinggal di Jepang adalah tantangan tersendiri bagi seorang muslim. Islam adalah minoritas kecil di dalam negara yang berpenduduk ratusan juta jiwa tersebut. Terkadang bahkan beberapa daerah sama sekali tidak familiar dengan kehadiran muslim.

Tapi jangan khawatir, untuk kamu muslim yang kebetulan sedang berkunjung atau bahkan tinggal di Jepang, berikut beberapa hal yang mungkin dapat membantu dalam menjalani kehidupan di negeri sakura ini.

Memilih Restoran

Walaupun banyak makanan tradisional Jepang yang berbahan dasar ikan, ada beberapa masakan Jepang yang umumnya menggunakan daging babi atau kaldu babi. Misalnya ramen, tonkatsu, gyoza, okonomiyaki, beberapa jenis kare, dan lainnya. Makanan dari daerah Okinawa misalnya, banyak memakai daging babi dan olahannya, seperti Goya Campur dan Okinawa Soba.

Selain babi, makanan berbahan dasar daging lain (sapi, ayam, kambing, dll) juga perlu diperhatikan, karena kemungkinan daging yang disajikan tidak disembelih dengan tata cara Islam.

Wisatawan muslim disarankan juga untuk berhati-hati terhadap makanan yang kemungkinan menggunakan sake (arak Jepang) atau mirin (sweet cooking sake) sebagai bumbu masak. Misalnya pada masakan teriyaki, yakitori, dll.

Kalau kamu menyukai safood dan tertarik akan makanan khas Jepang, alternatif kuliner aman untuk dikonsumsi antara lain adalah sushi (kecuali unagi/belut dan nago yang pada sausnya biasanya menggunakan mirin dan sake), sashimi, soba, udon, tempura (gorengan yang isinya berupa sayuran atau udang)(hindari penggunaan sausnya karena umumnya mengandung sake dan mirin), yakisakana (ikan bakar, dan masih banyak lagi.

Alternatif lainnya adalah pergi ke restoran hidangan negara-negara muslim seperti masakan Arab, Pakistan, Turki atau Malaysia. Cukup banyak restoran-restoran yang menyediakan hidangan islami di kota-kota besar di Jepang. informasi restoran-rastoran tersebut bisa dilihat di situs berikut:

Japan Halal Association>>http://www.jhalal.com/restaurant-list

Memilih Makanan Kemasan

Jika ingin berbelanja bajan makanan atau makanan kemasan di supermarket atau minimarket (convenience store), sebaiknya bawalah catatan bahan-bahan makanan yang diragukan kehalalannya.

Misalnya:

豚buta (babi)

ポークpo-ku (pork)

牛肉gyuniku (daging sapi)

鶏肉 tori niku (daging ayam)

肉エキスnikuekisu (ekstrak daging)

コンソメkonsome (kaldu daging)

酒 sake

みりん mirin

ゼラチンzerachin (gelatin)

動物油脂dobutsuyushi (lemak hewan)

加工油脂kakoyushi (lemak termodifikasi)

ショートニングshotoninggu (shortening)

Apabila ragu-ragu dengan kandungan makanannya, disarankan untuk bertanya langsung kepada pelayan di toko, restoran atau petugas di hotel.

Contoh percakapan:

“ŸŸŸ” wo tsukatteimasuka? (Apakah menggunakan“ŸŸŸ”?)

Contoh: “Butaniku wo tsukatteimasuka? “ (Apakah menggunakan babi?), dan lain sebagainya.

Jangan takut untuk bertanya, karena para penjaga toko di Jepang sangat ramah lho!

Beribadah di Tempat Umum

Sholat lima waktu adalah hal wajib tentunya yang harus dilakukan oleh umat muslim. Jika sudah tiba waktunya, maka sholat harus didirikan, kecuali bagi mereka yang mendapatkan kelonggaran untuk menjamak sholat jika dalam bepergian.

Jika sedang dalam suatu perjalanan, kamu tentunya tetap ingin menjalankan kewajiban tersebut. Namun terkadang, sebagian besar fasilitas umum seperti hotel, gedung pertemuan dan pertokoan tidak menyediakan tempat beribadah maupun petunjuk arah kiblat di dalam ruangan. Jika sulit menemukan tempat ibadah, kamu bisa memanfaatkan tanah/tempat kosong yang tidak ramai dilewati orang, seperti taman atau tanah kosong. Supaya kamu tidak kesulitan untuk beribadah di tempat umum, bawalah sajadah tipis dan mukena lipat bagi wanita.

Namun sementara itu, belakangan ini seperti di Bandar Udara Internasional Kansai misalnya (cek di sini: https://his-travel.co.id/blog/article/detail/KIX-Prayer-Room), saat ini sudah ada ruang ibadah sendiri bagi muslim yang tersedia sebagai salah satu fasilitas bandara. Tidak hanya di bandara, beberapa hotel di wilayah Kyoto, Yokohama, bahkan Okinawa sudah memiliki Muslim Friendly Hotel yang tidak hanya memiliki kamar khusus bagi muslim, tetapi juga menerangkan arah kiblat bahkan menyediakan perlengkapan ibadahnya.

Selain itu jika kebetulan kamu melewati daerah yang memiliki Muslim Center, mungkin kamu bisa menyempatkan waktu untuk sekedar singgah dan beribadah langsung di masjid/mushola yang tersedia. Tidak sedikit juga kok restoran halal yang tersedia di dekat-dekat masjid atau Muslim Center tersebut. 

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

https://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia