Tips
Mengenal Semua Hal Tentang Baht, Mata Uang di Thailand
2017-08-18 08:37:24
HIS Travel

Apakah kamu sedang mempersiapkan travelling untuk yang pertama kali ke Thailand? Pastinya sudah terbayang asyiknya menjelajahi pantai-pantai yang indah, kuil-kuil yang eksotis, lezatnya kuliner khas Thailand dan aneka souvenir yang siap dibawa pulang. Namun tunggu dulu, kamu wajib mengetahui segala hal yang berkaitan dengan mata uang di Thailand supaya perjalanan kamu kelak tak menemui kesulitan dan menjadi perjalanan yang berkesan.

Baht, Mata Uang Thailand

Mata uang resmi yang berlaku di Thailand saat ini adalah Baht dengan kode mata uang THB. Sebenarnya tak hanya Thailand saja yang menggunakan mata uang ini. Beberapa negara yang berbatasan dengan Thailand juga memakai mata uang Baht secara tidak resmi. Contohnya saja Burma, Laos dan Kamboja.

Mata uang Bath ini memiliki simbol ฿. Satu baht Thailand dibagi menjadi 100 satang. Seperti halnya mata uang Rupiah, mata uang yang berlaku Thailand ini terbuat dari bahan kertas dan bahan logam. Mata uang dalam bentuk koin mayoritas memiliki nominal kecil. Sedangkan pecahan uang berbahan kertas mayoritas mempunyai nominal yang lebih besar.

Pecahan uang kertas Baht Thailand terdiri dari pecahan ฿20, ฿50, ฿100, ฿500, dan ฿1.000. Sementara itu pecahan uang koin Baht Thailand terdiri dari ฿0,01, ฿0,5, ฿0, 10, ฿0,25, ฿0,50, ฿1, ฿2, ฿5, dan ฿10. Sebagai gambaran, pecahan ฿0,01 sama seperti halnya pecahan di bawah 1 Rupiah yang pernah berlaku di Indonesia. Jika pecahan di bawah 1 Rupiah disebut Sen di Indonesia, maka di Thailand pecahan uang kecil ini disebut satang. Saat ini di Thailand, uang koin dengan pecahan kecil seperti ฿1, ฿5, dan ฿10 sudah jarang dipergunakan meskipun masih merupakan pecahan mata uang yang resmi.

image source: sciclonic.com

 

Salah satu keunikan mata uang Thailand ini adalah digunakannya gambar Raja Bhumibol Adulyadej pada salah satu sisi uang. Jika mata uang Indonesia menampilkan foto pahlawan yang berbeda-beda, maka wajah Paduka Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej akan selalu ditemukan pada mata uang Thailand. Inilah salah satu bentuk penghormatan rakyat Thailand kepada raja mereka. Karena itu pula, siapa saja yang ketahuan mengijak atau mengepal-ngepal uang Thailand bisa berurusan dengan pihak yang berwenang. Keunikan yang sekaligus menjadi ciri khas mata uang Baht ini tentunya akan semakin memudahkan kamu mengenalinya.

 

Mempersiapkan Mata Uang Baht Sebelum ke Thailand

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan sebelum memulai travelling ke Thailand adalah memantau nilai tukar Rupiah terhadap Baht. Nilai tukar atau rate ini berfluktuasi setiap jam dan berbeda di setiap kota atau wilayah. Dengan melakukan survei ini setidaknya kamu memiliki gambaran nilai tukar Rupiah yang wajar terhadap Baht. Survei nilai tukar Rupiah terhadap Baht ini bisa dilakukan secara online atapun dengan membandingkan rate Money Changer yang terdapat di kota kamu atau kota besar terdekat.

Menukarkan Rupiah ke Baht di Indonesia terbilang gampang-gampang susah. Bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar, cukup mudah menemukan Money Changer yang menyediakan mata uang Baht. Tetapi untuk mereka yang tinggal di luar Jawa terkadang sulit mendapatkan Money Changer yang menyediakan mata uang ini.

image source: www.davestravelcorner.com

 

Nah, selain melalui Money Changer ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan Baht. Salah satunya dengan melakukan penarikan uang di ATM saat tiba di Thailand. Cara ini bisa dilakukan untuk setiap kartu ATM yang berlogo Cirrus atau Maestro. Kartu ATM dengan logo tersebut bisa menarik uang dari ATM di mana saja dengan logo yang sama.

Namun perlu diingat, setiap bank biasanya memiliki kebijakan mengenai biaya administrasi untuk penarikan seperti ini. Untuk menyiasati biaya administrasi setiap kali penarikan uang melalui ATM, maka ada baiknya lakukan penarikan sekaligus dalam jumlah besar sesuai dengan kebutuhan.

Penarikan uang melalui ATM untuk mendapatkan mata uang Baht terbilang mudah dan membantu kamu terhindar dari uang Baht palsu. Tetapi cara ini juga memiliki kelemahan. Kelemahannya, kamu tidak bisa segera mengetahui besarnya nilai tukar Rupiah terhadap Baht. Untuk mengetahuinya, pemilik rekening harus melakukan pengecekan jumlah tabungan di rekening setelah melakukan penarikan.

Di Bangkok, ATM sangat mudah ditemukan mulai dari bandara, stasiun, pusat-pusat perbelanjaan hingga deretan toko-toko. Sebagian besar ATM di Thailand menyediakan pecahan terbesar uang Baht yakni pecahan 1000 Baht. Tentunya kamu harus memecahkannya terlebih dahulu untuk mendapatkan pecahan uang yang lebih kecil agar memudahkan transaksi-transaksi yang membutuhkan pecahan uang kecil.

image source: cdn.asiancorrespondent.com

 

Alternatif lainnya untuk mendapatkan Baht Thailand adalah dengan menukarkan Rupiah terlebih dahulu ke mata uang yang lebih populer seperti $US ataupun $ Singapura. Barulah nantinya mata uang tersebut ditukarkan dengan Bath saat tiba di bandara. Cara ini bisa menjadi pilihan bila memang sulit mempersiapkan mata uang Bath sebelum keberangkatan. Tetapi satu hal yang perlu diingat, sebaiknya kamu sudah memegang Baht sebelum keluar dari bandara supaya tidak kesulitan menukarkan uang dan akhirnya terpaksa harus menerima nilai tukar Rupiah yang rendah.

Berbekal informasi mengenai Bath mata uang di Thailand ini tentunya para traveller semakin memiliki gambaran yang lebih jelas, bukan? Semoga informasi ini bisa membantu mempersiapkan perjalanan ke Thailand sehingga perjalanan wisata kamu nantinya semakin menyenangkan dan berkesan.

H.I.S Tours & Travel memiliki 279 cabang yang siap memberikan pelayanan terbaik untuk kamu. Serahkan perjalanan kamu ke Thailand pada H.I.S!

 

top image source: treasuryvault.com