Rekomendasi Destinasi Sakura di Tohoku

Musim semi di Jepang adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu, terutama saat bunga sakura mulai bermekaran. Tohoku, yang terletak di bagian utara Pulau Honshu, menjadi destinasi favorit dengan pemandangan sakura yang memukau. Dari Kastel bersejarah hingga taman yang indah, berikut adalah rekomendasi destinasi untuk menikmati pesona sakura di Tohoku. Menariknya, Tohoku juga mudah diakses dari Tokyo, sehingga perjalanan ke sana tak boleh kamu lewatkan! 
Miyagi – Shiroishi Castle 
Shiroishi Castle dulunya merupakan kediaman klan Katakura, keluarga vasal dari klan Date. Meskipun dihancurkan pada masa Restorasi Meiji, sebagian menara kastel ini berhasil dipugar dengan setia pada tahun 1995 menggunakan kayu berkualitas tinggi dari Jepang, seperti cedar putih Aomori. Aroma khas kayu tersebut meninggalkan kesan yang mendalam. Dari menara kastel, pengunjung dapat menikmati pemandangan pusat kota Shiroishi Castle.

 

Shiroishi Castle menyuguhkan kombinasi sempurna antara sejarah dan keindahan alam. Kastel ini dikelilingi oleh pohon-pohon Sakura yang bermekaran saat musim semi, menciptakan suasana yang begitu memesona. Kamu bisa menikmati keindahan bunga sambil menjelajahi Kastel yang sarat dengan nilai sejarah. Tempat ini juga menjadi favorit para fotografer untuk mengabadikan pemandangan klasik Jepang dengan bunga Sakura sebagai bingkai, kastel sebagai point of interest dan langit biru sebagai background. 
Shiroishi Castle terletak di dalam Taman Masuoka. Di lantai pertama, tersedia loket tiket, restoran, dan toko yang menjual berbagai produk khas Shiroishi, termasuk souvenir Shiroishi Castle. Di lantai kedua, pengunjung dapat menemukan ruang pameran yang memajang berbagai artefak seperti model skala 1/500 Shiroishi Castle beserta kota kastelnya, baju zirah Klan Katakura, pedang, senapan kuno, dan koleksi lainnya. Sementara itu, lantai ketiga menyediakan Teater 3D High Vision dengan layar besar berukuran 200 inci dan pencahayaan tinggi. Saat ini, ​film sejarah menarik tentang Shiroishi Castle sedang ditayangkan. 
Lantai 1: Souvenir dan Kuliner Lantai pertama museum menawarkan toko dan restoran. Toko ini menjual aneka produk khas Shiroishi, termasuk barang-barang orisinal Kojuro dan U-men, mi khas daerah ini. 
Lantai 2: Ruang Pameran Di lantai kedua terdapat ruang pameran yang memiliki beberapa sudut menarik, seperti sudut “benteng Kastel.” Di sini, pengunjung dapat melihat model skala 1/100 Benteng dalam Shiroishi Castle serta informasi detail tentang restorasi Kastel yang menggunakan teknik konstruksi tradisional sesuai zaman dahulu. 
Lantai 3: Teater 3D High Vision Lantai ketiga dilengkapi dengan Teater 3D High Vision yang memiliki layar besar berukuran 200 inci dengan kualitas pencahayaan tinggi. Saat ini, film bertema sejarah yang mengisahkan Shiroishi Castle sedang ditayangkan, memberikan pengalaman yang informatif dan mengesankan. 
Informasi

Alamat

1-16 Masuokacho,Shiroishi, Miyagi

Tarif

Tiket Masuk (JPY 400)3D high-definition theatre (JPY 400) Samurai House (JPY 200) Tiket masuk + 3D high-definition theatre + Samurai House (JPY 800)

Akses

Tokyo Station – Shiroishizao Station by Shinkansen 1 jam 52 menit Shiroishizao Station – Shiroishi Castle by Taxi 5 menit Total: Sekitar 2 jam 2 menit

Fukushima – Tsurugajo Castle 
Tidak kalah dengan kastel yang lain yang ada di Jepang, Tsurugajo Castle pun memiliki taman yang indah. terdapat sekitar lebih dari seribu pohon Sakura yang tumbuh di taman sekitar kastel, menjadikan Tsurugajo Castle sebagai destinasi favorit untuk hanami saat musim semi di Prefektur Fukushima, Jepang. 

Tsurugajo Castle memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk merasakan kombinasi yang sempurna antara sejarah, alam, dan tradisi dengan semua indera. 
Meskipun sebagian besar telah direkonstruksi, dinding batu di taman sekitarnya tetap dalam kondisi aslinya. Pada tahun 2010, untuk pertama kalinya sejak direnovasi pada tahun 1965, kastel ini menjalani restorasi kosmetik. Setelah selesai pada tahun 2011, atap genteng merah yang sama seperti yang dilihat oleh Byakkotai selama Perang Boshin dan hari-hari terakhir Keshogunan Tokugawa kini dapat dinikmati oleh semua pengunjung. 
Kamu bisa mengunjungi Rinkaku (rumah upacara minum teh) untuk istirahat sambil menikmati teh hijau matcha yang disajikan secara segar. Rumah teh yang berada di area Tsuruga Castle ini memiliki peran penting dalam penyebaran seni tradisional ini, dan jika saja bangunan ini hancur selama Restorasi Meiji, upacara minum teh seperti yang dikenal di Jepang mungkin tidak akan bertahan hingga kini. 
Perjalanan ke Tsurugajo Castle ini akan benar-benar membawa Kamu merasakan perjalanan waktu ke masa lalu dan menyelami sejarah yang dalam. 
Informasi 

Alamat

1-1 Oitemachi, Aizuwakamatsu, Prefektur Fukushima

Tarif

JPY 410 (Kastel) JPY 210 (Rinkaku Teahouse) JPY 520 (Paket Kastel + Rinkaku Teahouse) 

Akses

Tokyo Station – Koriyama Station by ​Shinkansen 1 jam 17 menit Koriyama Station – Aizu Wakamatsu Station by JR Ban Etsu Sa​i Line 1 jam 8 menit Aizu Wakamatsu Station – Tsurugajo Kitaguchi by Bus 20 menit Dilanjutkan berjalan kaki sekitar 5 menit Total: sekitar 2 jam 50 menit 

Sendai – Osaki Hachimangu Shrine 
Kuil Hachimangu menggambarkan estetika samurai dari periode Edo awal (1603–1867) dan dibangun sebagai pernyataan megah tentang kekayaan, kekuasaan, dan kecanggihan budaya. Kuil ini dibangun atas perintah Date Masamune (1567–1636) dan memuja dewa pelindung keluarga Date, Hachiman, kami Shinto perang. Pengrajin terbaik dari seluruh penjuru negeri diperintahkan untuk membangun kuil ini, yang berlangsung selama tiga tahun (1604–1607). 
Kuil Osaki Hachimangu adalah Harta Karun Nasional dan salah satu kuil Shinto yang paling penting di Sendai. Tidak hanya sebagai artefak sejarah yang megah dan contoh luar biasa dari arsitektur awal abad ketujuh belas, tetapi juga masih menjadi bagian penting dari kehidupan keagamaan dan keseharian. Banyak orang datang ke sini untuk berbagai alasan: berwisata, penelitian, ikut serta dalam festival, atau merayakan peristiwa penting dalam hidup mereka. Saksikan tradisi dan ritual penting sambil menikmati suasana tempat ibadah ini. 
Suasana sakral dari kuil berpadu indah dengan keanggunan bunga sakura, menciptakan suasana damai dan menenangkan. Lokasi ini cocok untuk berjalan santai sambil menikmati budaya dan tradisi Jepang. 

Informasi


Jelajah Pesona Musim Dingin di Tohoku

Musim dingin di wilayah Tohoku, Jepang, menawarkan berbagai destinasi menakjubkan yang siap memukau para pengunjung dengan pesona salju dan keindahan alamnya. Dari perjalanan tenang menyusuri Sungai Abukuma di Miyagi hingga menyaksikan keajaiban Jembatan sungai Tadami ​Pertama ​di Fukushima yang tercermin di permukaan air yang tenang, setiap tempat memberikan kesan yang berbeda-beda. Di Iwate, Kamu dapat menikmati keindahan ngarai Geibi dari perahu tradisional, sementara Yamagata menyuguhkan suasana klasik dan nostalgia di Ginzan Onsen, di mana Kamu bisa berjalan-jalan di antara bangunan dengan arsitektur kayu yang unik dan menikmati pemandangan terbaik musim dingin. Tidak ketinggalan, Akita menghidupkan malam musim dingin dengan Yokote Snow Festival yang memancarkan cahaya dan kehangatan di balik igloo tradisional. Jelajahi pesona musim dingin di Tohoku dan temukan keajaiban yang tak terlupakan di setiap sudutnya. 
Miyagi – Berlayar di Sungai Abukuma 

Sungai Abukuma adalah sungai terbesar kedua di Tohoku yang dahulu kala merupakan jalur transportasi utama antara Edo dan Tohoku dan digunakan untuk mengangkut beras dan batu. Kini sungai ini menjelma tempat wisata yang populer. Kamu dapat menikmati pemandangan indah dan hidangan khas saat berlayar menyusuri sungai dengan yakatabune, perahu tradisional yang membawa Kamu berlayar santai melewati tempat-tempat indah seperti jembatan tua, perbukitan hutan dan bahkan geyser dan bebatuan dengan memiliki bentuk unik dan bersejarah. Sebuah perjalanan yang akan membuat Kamu tenang dan damai. Perahu ini tersedia sepanjang tahun, Sehingga dapat menikmati suasana yang khas pada setiap musimnya. 
Pada saat musim dingin (Desember – Maret) menawarkan perahu kotatsu di mana di bawah meja terdapat pemanas sehingga Kamu bisa tetap hangat serta menikmati hidangan nabe. Perjalanan perahu ini adalah salah satu aktivitas yang sempurna untuk menikmati keindahan alam di bagian selatan Prefektur Miyagi. Jika Kamu beruntung, Kamu dapat melihat burung, bebek yang sedang mencari makanan bahkan ikan salmon yang berenang melawan arus untuk bertelur di area yang lebih dangkal.  
Informasi :  

Alamat

12 Shimotaki, Marumori-machi, Igu-gun, Prefektur Miyagi

Tarif

Dewasa: JPY 2,500 Anak-anak: JPY 1,300 *Gratis untuk Anak-anak di bawah usia Sekolah Dasar *Setiap pembelian 1 tiket dewasa, bonus gratis untuk 1 anak 

Akses

Tokyo Station – Fukushima Station by Tohoku Shinkansen 1 jam 48 menit ​Fukushima Station – Marumori Station (via JR Abukuma Kyuko Line tujuan Tsukiki) 52 menit Marumori Station – Sungai Abukuma naik sepeda rental 20 menit Total: Sekitar 3 jam 

Fukushima – Jembatan Sungai Tadami​ Pertama​ 

Sebuah pemandangan ikonik jembatan yang membentang 174 meter di atas sungai Tadami yang tenang antara stasiun Aizu-Nishikata dan Aizu-Hinohara. Tempat ini menjadi spot fotogenik, sering kali Kita melihat foto kereta yang melintasi jembatan ini tercermin di atas permukaan air yang tenang. Dengan pemandangan sekeliling putih salju. Sungguh seperti melihat wallpaper hidup secara nyata! 
Terdapat banyak titik pandang dengan sudut pandang yang berbeda. Tapi, titik pandang nomor 1 adalah titik yang direkomendasikan. Karena aksesnya mudah dengan transportasi umum dan dapat diakses sepanjang tahun. Setiap musim menyuguhkan pemandangan yang indah. Namun, musim dingin memberikan pemandangan dengan kesan yang lebih spektakuler. Kamu dapat melihat kereta melintasi jembatan yang tampak di antara pepohonan di tepi sungai. Selama musim dingin, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan dari pegunungan bersalju, danau beku, dan rumah-rumah lokal yang tertutup salju. Di bulan Februari, kota-kota yang berada di wilayah ini mengadakan festival salju yang menampilkan patung-patung salju yang spektakuler. 
Informasi :  

Alamat

Amayahara, Kawai, Mishima-cho, Onuma-gun, Prefektur Fukushima

Akses

Tokyo Station – Koriyama Station by Tohoku Shinkansen 1 jam 30 menit Koriyama Station – Aizu Wakamatsu Station​ JR Ban-Etsu-West line tujuan Aizuwakamatsu ​1 jam Aizu Wakamatsu Station – Aizu Hinohara Station by Local Koide 1 jam​.  dilanjut menggunakan Taxi dari Aizu Hinohara Station 4 menit ​Total: Sekitar 3 jam 34 menit 

​​​Iwate – Berlayar di Ngarai Geibi 

Ngarai Geibi (Geibikei) terletak di selatan Prefektur Iwate, di wilayah Tohoku utara Jepang. Jaraknya sekitar 450 km dari Tokyo, dan dengan menggunakan Shinkansen, dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam. Dari Bandara Internasional Sendai, jaraknya sekitar satu jam dengan menggunakan shinkansen. 
Ngarai Geibikei terbentuk oleh erosi Sungai Satetsu, dikelilingi oleh tebing batu setinggi lebih dari 100 meter di kedua sisinya dengan panjang sekitar 2 kilometer. Geibikei ditetapkan sebagai Monumen Alam pada 1925. 
Geibi dalam bahasa Jepang berarti hidung singa. Ini karena di penghujung jurang terdapat susunan batu yang menyerupai hidung singa. Selain itu, beberapa susunan batu-batu lainnya terlihat menyerupai mata, mulut, hidung, wajah manusia dan lain-lain. Sungai Satetsu dipenuhi oleh ikan. Kamu dapat membeli makanan untuk diberikan pada ikan selama perjalanan. 
Informasi 

Alamat

Machi 467 Nagasaka, Higashiyama-cho, Ichinoseki-shi, Prefektur Iwate

Tarif

JPY 1800 

Akses

​​Tokyo Station – Ichinoseki Station by Tohoku Shinkansen 2 jam 30 menit Ichinoseki Station –  Geibikei Station by JR Ofunato Line tujuan Kesennuma​​ 30 menit Geibikei Station – Ngarai Geibi berjalan kaki 7 menit Total: Sekitar 3 jam 7 menit 

Yamagata – Ginzan Onsen 

Ginzan Onsen adalah salah satu kota resort onsen terindah yang terletak di daerah pegunungan Kota Obanazawa di timur laut Prefektur Yamagata, Jepang. Dalam bahasa Jepang, Ginzan berarti gunung perak karena di wilayah ini adalah pusat penambangan perak yang terkenal berjaya pada tahun 1600-an. Ryokan yang dibangun dengan gaya arsitektur kayu di sepanjang tepi sungai memberikan nuansa klasik dan nostalgia. Pemandangan malam kota yang tertutup salju dengan lampu-lampu jalan yang menerangi

4 Destinasi yang Memesona di Tohoku Saat Musim Dingin

Musim dingin di Tohoku, Jepang, menawarkan berbagai destinasi yang memesona. Dari kuliner laut khas Miyagi berupa tiram segar yang terkenal, kemudian Ouchi-Juku di Fukushima yang masih mempertahankan suasana kota penginapan dari periode Edo. 

Tak hanya itu, Zao Snow Monsters di Yamagata menghadirkan fenomena alam yang unik berupa monster salju raksasa, dan Sendai Pageant of Light menyulap kota menjadi lautan cahaya yang indah. Berikut ini adalah 4 destinasi yang memesona di Tohoku saat musim dingin! 

Miyagi – Oysters 

Jika Kamu seorang pecinta hidangan laut, Oysters dari prefektur Miyagi di Jepang adalah salah satu yang harus Kamu cicipi. Dikenal karena memiliki kualitas tinggi dan rasa yang kaya. Tiram ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal tetapi juga telah memenangkan hati penggemar hidangan laut internasional. Dengan kombinasi air laut yang bersih. Suhu yang ideal, dan metode budidaya yang terampil, Miyagi menyuguhkan tiram dengan rasa yang luar biasa, segar, dan alami. Kamu hampir dapat dipastikan mendapatkan tiram kelas atas dari Prefektur Miyagi. 

Di Prefektur Miyagi, Pesisir Sanriku bertemu dengan laut di salah satu dari tiga daerah penangkapan ikan terbesar di dunia. Di sana, campuran arus hangat dan dingin menciptakan lingkungan yang mendukung bagi tiram, di mana mereka tumbuh dan berkembang secara perlahan. Berdasarkan Laporan Statistik Tahunan Perikanan dan Budidaya Ikan tahun 2015, Prefektur Miyagi adalah produsen tiram terbesar kedua di Jepang setelah Hiroshima. 

Jika tiram dari Hiroshima biasa dimakan matang, tiram dari Miyagi sebagian besar biasa dimakan mentah karena memiliki rasa yang segar, lembut dan kenyal. Selama musim tiram dari musim gugur hingga musim dingin, Anda dapat mencoba tiram ini di banyak restoran di Matsushima. Ketika Kamu mencoba tiram ini, satu gigitan saja Kamu dapat melupakan hidangan laut lainnya.  

Salah satu cara terbaik untuk menikmati tiram Miyagi adalah dengan mengunjungi festival tiram Matsushima, yang biasanya diadakan pada bulan Februari. Festival ini merayakan hasil panen tiram tahunan dan menawarkan kesempatan untuk mencicipi tiram segar dalam berbagai bentuk, dari tiram mentah hingga tiram panggang yang baru saja diambil dari laut. Kamu juga dapat menikmati pertunjukan lokal, demonstrasi kuliner, dan belajar lebih banyak tentang proses budidaya tiram di wilayah tersebut. 

Informasi :  

AlamatMatsuhima, Miyagi-gun, Miyagi-kenAksesTokyo Station – Sendai Station by Shinkansen 1 Jam 30 menit Sendai Station – Matsushima-kaigan by Senseki line 40 menit Total : Sekitar 2 jam 10 menit 

Fukushima – Ouchi-Juku 

Jika Kamu mencari destinasi wisata yang membawa Kamu kembali ke masa lalu Jepang, Ouchi-juku di Fukushima adalah salah satu tempat yang tidak boleh Kamu lewatkan. Ouchi-juku menjadi salah satu tempat paling ikonik di Prefektur Fukushima, menawarkan pemandangan indah, sejarah yang kaya, dan suasana yang damai. Pada zaman Edo, Ouchi-Juku adalah sebuah kota transit dan tempat peristirahatan antara Aizu dan Nikko bagi mereka yang hendak pindah kota atau yang sedang melakukan perjalanan dagang. Pemerintah Jepang melestarikan bangunan dengan nuansa pada masa Edo ini sehingga menjadi tempat wisata yang wajib Kamu kunjungi. Kamu dapat merasakan sensasi seperti perjalanan lintas waktu kembali ke masa 300 tahun yang lalu!  

Ouchi-juku, terletak di kota Shimogo, distrik minami aizu, Fukushima. Di setiap sisi jalan dipenuhi oleh bangunan-bangunan beratap jerami tradisional yang mengingatkan pada masa Edo. Terdapat pajangan yang memperlihatkan detail kehidupan pada masa itu, seperti peralatan, perapian, sehingga Kamu dapat membayangkan tentang bagaimana kehidupan pada masa itu. Sekilas seperti bangunan tradisional di Ogimachi Shirakawa-go atau Gokayama. Seluruh jaringan listrik, air, telepon tertata rapi di bawah tanah. Saat ini bangunan-bangunan tersebut digunakan sebagai toko cendera mata, restoran, atau penginapan. Terdapat tempat penyewaan Kimono atau Yukata baik dewasa maupun anak-anak. Sehingga, Kamu dapat berfoto menggunakan Kimono dengan latar masa lalu; sebuah frame instagramable yang sempurna untuk diabadikan. 

Ouchi-juku terkenal dengan negi soba (mie gandum dengan daun bawang). Hal yang unik dari negi soba adalah Kamu memakan mie ini bukan dengan menggunakan sumpit. Tapi, Kamu harus menggunakan daun bawang sebagai penggantinya. Ini akan menjadi challenge yang seru ketika Kamu mencicipi bersama teman atau sanak saudara! 

Ouchi-juku juga menghadirkan festival salju (Yuki Matsuri) yang biasanya berlangsung pada minggu kedua bulan Februari. lilin-lilin ditempatkan di dalam lentera salju yang berjajar di sepanjang jalan utama, menjadikan suasana Ouchi-juku tenang, damai, serta temaram cahaya memberikan kesan romantis dan historis. Selain festival salju, Kamu juga dapat menikmati ​​festival musim panas. Sebuah festival di mana penduduk lokal akan menari dengan pakaian khas masa Edo. Festival musim panas di Ouchi-juku merupakan salah satu yang tertua karena telah diselenggarakan lebih dari 800 tahun yang lalu!

Informasi :  

AlamatOuchi, Shimogo Town, Minami Aizu District, Fukushima Prefecture TarifGratisParkirMobil Standar: JPY 500Bus Mikro: JPY 1.500Bus Sedang & Besar: JPY 3.000AksesTokyo Station – Koriyama station by Shinkansen 1 jam 16 menitKoriyama Station – Aizuwakamatsu Station by JR Ban’etsu West Line 1 jam 5 menit Aizuwakamatsu Station – Yunokami Onsen Station by Aizu railway 39 menit Yunokami Onsen Station – Ouchi-juku by Bus/Taxi 20 menit Total : Sekitar 3 jam 20 menit 

Sendai – Pageant of light

Sendai Pageant of Starlight adalah salah satu pameran illumination musim dingin terbesar di Jepang yang mulai diselenggarakan sejak tahun 1986. Sekitar 450.000 lampu dipajang pada pepohonan zelkova dan menerangi sepanjang jalan Jozenji-dori, antara Taman Nishi-koen dan taman Kotodai-koen di pusat kota Sendai.

Pageant of Starlight ini menjadi momen yang dinantikan dengan penuh keceriaan. Destinasi ini sangat populer dan menjadi tempat favorit untuk menikmati kebersamaan dengan pasangan atau keluarga. Terdapat banyak kafe dan restoran untuk menghangatkan diri setelah melakukan perjalanan menyusuri jalan dan terowongan bercahaya. Beberapa malam di bulan Desember biasanya turun salju meskipun tidak terlalu lebat, ini  menyuguhkan pemandangan yang indah dan romantis. 

Informasi :  

AlamatJozenji-dori, Aoba-ku, Sendai-shi, Miyagi-kenTarifGratisAksesTokyo Station – Sendai Station by Shinkansen 1 Jam 30 menit Sendai Station – Kotadaikoen Station by Namboku Line 2 menit/15 menit berjalan kakiTotal : Sekitar 1 Jam 40 menit 

Yamagata-

Destinasi Favorit Musim Gugur Tohoku Jepang

Jika sebelumnya Kamu sudah menikmati musim gugur Tohoku dengan mengunjungi pesona air terjun, kali ini Kamu dapat menikmati pemandangan khas musim gugur pada destinasi favorit lainnya di Tohoku. Destinasi yang akan membuat musim gugur mu lebih berwarna antara lain: Naruko Gorge, Kuil Hanitsu, perjalanan perahu menyusuri sungai Mogami, Naik kereta gantung di Hakkoda, dan menikmati kuliner terkenal Harakomeshi!
Miyagi – Naruko Gorge

Naruko Gorge adalah salah satu ngarai paling indah di Tohoku, terletak di barat laut Prefektur Miyagi, sekitar 70 kilometer dari Sendai dan berada tepat di luar kota kecil sumber air panas Naruko Onsen. Setiap tahun sekitar akhir Oktober hingga awal November, ngarai ini berubah menjadi salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan warna musim gugur; merah, kuning, hijau, jingga yang berpadu dalam satu frame menyuguhkan keindahan musim gugur terbaik.
Ngarai ini membentang sekitar 2 kilometer dari timur ke barat. Area terbaik untuk melihat daun musim gugur berada di sekitar Narukokyo Resthouse dari anjungan pengamatan di ujung barat ngarai. Spot ini menjadi salah satu spot favorit untuk melihat pemandangan daun musim gugur lengkap dengan Jembatan Ofukazawi. Selain menjadi latar utama, Kamu pun bisa melihat pemandangan seluruh wilayah Naruko Onsen dari atas Jembatan Ofukazawi.
Di ujung timur ngarai terdapat Museum Kokeshi Jepang, yang memamerkan sejumlah boneka kokeshi dari berbagai prefektur di Wilayah Tohoku dan menyoroti perbedaan regional dalam bentuk dan desain boneka tersebut. Kamu juga dapat menyaksikan Pengrajin membuat boneka dan membelinya di toko museum. Selain itu Kamu juga memiliki kesempatan untuk mencoba melukis boneka Kamu sendiri.

Informasi :

Alamat

Hoshinuma 13-5 Narukoonsen, Ōsaki-shi, Prefektur Miyagi 989-6832

Tarif

Gratis

Akses

​​Tokyo Station – Furukawa Station by Shinkansen 2 jam 20 menit
Furukawa Station – Nakayamadaira Onsen Station by train 1 jam 10 menit
Nakayamadaira Onsen Station – Narukokyo Nakayamadaira Exit by Bus 5 menit
Total: Sekitar 3 jam 40 menit

 
Fukushima – Kuil Hanitsu

Kuil Hanitsu terletak di Kota Inawashiro, Prefektur Fukushima. Didedikasikan untuk Masayuki Hoshina, yang mendirikan Domain Aizu pada paruh pertama Periode Edo. Hoshina Masanobu, seorang leluhur para penguasa feodal dari Domain Aizu dijadikan objek pemujaan di Kuil Hanitsu. Sejarah 400 tahun bermula dari periode Edo yang dimiliki kuil ini memancarkan nuansa suci yang dapat dirasakan di seluruh kompleksnya sehingga menarik minat para penggemar sejarah dan penggemar Domain Aizu. Sorotan utama kuil ini termasuk Kame-ishi, salah satu monumen batu terbesar di Jepang, dan kuburan yang ditetapkan sebagai Situs Sejarah Nasional untuk klan Matsudaira, yang pernah memerintah Domain Aizu. Kuil ini juga terkenal sebagai destinasi untuk melihat dedaunan musim gugur dan mengadakan festival dedaunan musim gugur.
Selama musim gugur, daun-daun yang jatuh dari pepohonan maple terhampar di halaman Kuil terlihat seperti karpet merah terang yang indah. Waktu terbaik untuk melihat daun musim gugur adalah dari akhir Oktober hingga pertengahan November. Banyak wisatawan dan fotografer datang ke Kuil Hanitsu pada musim gugur untuk hunting foto dan mengabadikan pemandangan ini dalam foto-foto mereka. Selama festival musim gugur, toko kue dumpling dan berbagai gerai lainnya didirikan di halaman kuil. Pemandangan indah dari daun maple yang berwarna-warni dan dedaunan lainnya sangat mengesankan.
Kuil ini memiliki daya tarik tersendiri pada setiap musim. Dari akhir April hingga awal Mei, ketika bunga sakura bermekaran, kuil ini ramai dengan orang-orang yang menikmati hanami (melihat bunga sakura). Daun berwarna-warni di musim gugur, dan gerbang torii putih murni adalah pemandangan yang indah sepanjang tahun, menjadikan Hanitsu Shrine destinasi Instagramable bagi banyak wisatawan.
Informasi :

Alamat

3,Mineyama, Inawashiro-machi, Yama-gun, Prefektur Fukushima  969-3102

Tarif

Gratis

Akses

​​Tokyo Station – Inawashiro Station by Shinkansen 2 jam
Inawashiro Station – Hanitsu Shrine by Taxi 10 menit
Total : 2 jam 10 menit

 
Yamagata – Perjalanan Perahu Menyusuri Sungai Mogami

Sungai Mogami terkenal di seluruh Jepang karena disebutkan dalam puisi “Samidare wo/atsumete hayashi/Mogamigawa” oleh master Haiku terkenal, Basho Matsuo. Basho Matsuo menciptakan puisi hidup ini saat menyusuri sungai menggunakan perahu, menggambarkan aliran cepat Sungai Mogami setelah hujan musiman yang panjang. Sungai Mogami adalah salah satu dari tiga sungai dengan aliran tercepat di Jepang, dan ditetapkan sebagai taman alam prefektur Yamagata. 
Pada zaman dahulu, sungai Mogami adalah jalur ekonomi utama Jepang utara yang mengangkut bunga safflower menuju ke Kyoto. Sungai ini menarik perhatian pengunjung dengan berbagai pemandangan yang indah pada setiap musim yang ditawarkan sepanjang tahun. Bunga sakura liar yang berwarna pink cerah sangat indah pada awal Mei. Angin segar dapat dinikmati saat musim panas mencapai puncaknya dari akhir Mei hingga awal Juni. Dari akhir Oktober hingga akhir November, pemandangan pegunungan sekitar yang dihiasi pohon-pohon dengan warna-warna hangat musim gugur yang tercermin di air seperti lukisan panorama yang hidup. Sementara pemandangan musim dingin yang bersalju dari akhir Desember hingga Februari menciptakan keindahan elegan dan sederhana yang mengingatkan pada lukisan tinta Jepang tradisional. 
Selain pemandangan yang indah, nyanyian tradisional yang mengiringi perjalanan dari para pengemudi perahu dan percakapan yang penuh keramah tamahan dalam dialek lokal menambah kesan yang berbeda. Pengunjung yang beruntung berkesempatan menemukan beberapa pengemudi perahu bernyanyi untuk penumpang dalam bahasa mereka sendiri. Bento kotak makan siang tersedia, termasuk hidangan khas lokal seperti hot pot Imoni dan ikan Ayu panggang dengan garam, yang dikenal sebagai “Ratu Ikan Air Tawar” (reservasi sebelumnya diperlukan). Nikmati keindahan pemandangan sungai dan hidangan khas lokal sambil berada di atas perahu!
Sungguh sebuah perjalanan perahu yang berkesan dimana Kamu dapat menikmati keindahan pedesaan jepang dengan menyusuri lembah indah di sungai Mogami. Kamu benar-benar akan merasakan ketenangan menyatu dengan alam.
Informasi :

Alamat


Search

Millions of experiences. One simple search.

Filter